Pengamat: Jangan Kekang Aspirasi Rakyat, Nanti Bisa Meledak

Politik  SELASA, 21 MEI 2019 , 20:38:00 WIB | LAPORAN:

Pengamat: Jangan Kekang Aspirasi Rakyat, Nanti Bisa Meledak

Diskusi politik dan keamanan oleh Poros Wartawan Jakarta (PWJ)

Ketegangan yang terjadi jelang penetapan Capres terpilih dalam Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum adalah hal yang biasa. Begitu pula dengan aksi demo yang dilakukan oleh rakyat yang tidak puas dengan penyelenggaraan Pilpres.

Hal ini disampaikan Pengamat Politik, Robi Nurhadi dalam acara diskuksi politik dan keamanan bertemakan Keamanan Nasional Jelang Pengumuman KPU yang diadakan Poros Wartawan Jakarta (PWJ) di Warung Sate Pancoran, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

Menurutnya, keinginan rakyat untuk menyampaikan pendapat dimuka umum dijamin oleh undang-undang. Aparat keamanan tidak boleh menghalang-halangi atau mengekang keinginan tersebut.

"Aparat keamanan semestinya memfasilitasi rakyat yang ingin menyampaikan aspirasi mereka dengan menyiapkan kantong-kantong pengamanan. Bukan dengan menghalang-halangi," katanya.

"Justru jika dikekang dapat jadi hasrat terpendam yang kalau tidak disalurkan akan meledak nantinya. Ini tentu akan lebih berbahaya," tambahnya.

Sementara itu, Pengamat Pertahanan dan Keamanan, Wawan Purwanto menilai, apa yang terjadi pada Pilpres saat ini merupa pengulang pada Pilpres 2014.

"Aksi-aksi serupa juga pernah terjadi pada 2014 lalu. Jadi ini merupakan hal yang lumrah dan tidak perlu dikhawatirkan," katanya.

Ia yakin, seiring perjalanan waktu, tensi ketegangan akan terus menurun. Ia juga berharap semua pihak bisa menyadari dan menyikapi bahwa pesta demokrasi harus berakhir.

"Kita berharap pesta demokrasi ini berakhir dengan happy ending. Memang ada saat kita terbelah seperti pada Pilpres ini. Tapi setelah itu harus bersatu kembali," ujarnya. [rah]



Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN