Keamanan Ibukota Kondusif, Pasar Tanah Abang Dibuka Kembali

Jakarta  KAMIS, 23 MEI 2019 , 22:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keamanan Ibukota Kondusif, Pasar Tanah Abang Dibuka Kembali

Arief Nasrudin/Net

Pusat perdagangan Pasar Tanah Abang Blok A-G, Jakarta Pusat, akan dibuka kembali menyusul situasi keamanan di ibukota yang semakin kondusif.

"Sebenarnya arahan gubernur memastikan perekonomian Jakarta stabil. Terlebih di sini ada bantuan keamanan dari Kapolres, Kapolsek juga hadir, tokoh masyarakat hingga anggota Dewan yang memastikan Tanah Abang aman," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, di Pasar Blok A Tanah Abang, Kamis (23/5) malam.

Menurut Arief, pembukaan kembali Pasar Tanah Abang dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan aparat keamanan, baik TNI maupun Polri.

Arief mengatakan, ada 300 personel gabungan yang selalu siaga di kawasan Tanah Abang.

"Ada satu SSK dari TNI, polisi juga pengamanan internal kita yang bersiaga di sini. Jumlah seluruhnya ada 300 personel gabungan. Kita memastikan dari kita, sesama pedagang dan masyarakat yang mau bekerja ataupun melakukan jual beli, sudah banyak berdatangan ke Tanah Abang. Jadi nggak boleh kita tutup, sehingga ekonominya tidak bergerak," ujar Arief.

Arief menjelaskan, tercatat ada 17 ribu kios yang selama dua hari ditutup oleh Perumda Pasar Jaya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai kericuhan yang terjadi sejak Rabu (22/5) dini hari lalu.

Kericuhan itu buntut dari massa pendemo di Bawaslu yang memaksa bergerak ke Jalan Wahid Hasyim hingga ke arah Pasar Tanah Abang.

"Bagi pedagang, keluhannya cuma satu yakni keamanan. Namun, pedagang maupun masyarakat diminta tetap waspada sesuai situasi keamanan Jakarta. Namun, kita pastikan semua aman," tegas Arief.

Terlebih, ungkapnya, akses transportasi baik KRL, Transjakarta maupun angkot sudah berjalan dengan baik

Pasar Tanah Abang menjadi barometer keamanan di ibukota. Sehingga, penutupan Tanah Abang semakin mengindikasikan suasana Jakarta mencekam. Padahal saat ini sudah kondusif.

"Kita ingin memastikan bahwa tempat ini adalah bukan tempat yang rawan. Apalagi, tempat ini merupakan pusat ekonomi, bukan hanya di Indonesia tapi dunia. Pelanggan kita datang dari Eropa dan Afrika. Sehingga penutupan tidak boleh lama-lama," papar Arief.

Tokoh Masyarakat Tanah Abang, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengatakan, penutupan Tanah Abang merupakan imbas dari kegiatan unjuk rasa di Bawaslu pada 21-22 Mei kemarin.

Dia memastikan keamanan Tanah Abang tetap kondusif pasca kerusuhan sebelumnya.

"Apa yang disampaikan Pak Gubernur bahwa roda perekonomian tetap jalan. Apalagi Pak Kapolres memastikan situasi kondusif. Maka, silahkan pedagang tetap buka lagi seperti biasanya," kata mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.[dod]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19