ARJ Gaungkan Rajut Kerukunan Dan Persatuan Bangsa

Nusantara  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:24:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

ARJ Gaungkan Rajut Kerukunan Dan Persatuan Bangsa

Foto/RMOLJakarta

Timbulnya korban nyawa dan ratusan orang terluka serta ditetapkannya sekitar 257 orang sebagai tersangka demonstrasi di Ibukota menimbulkan stigma negatif.

Koordinator Aliansi Relawan Jokowi (ARJ), Aidil Fitri mengatakan, ARJ isu-isu negatif tersebut harus diredam agar haI-hal yang tidak diinginkan seperti konflik, perpecahan dan lain sebagainya tidak terjadi.

Lantaran itu, kata Aidil, pihaknya hadir untuk menggaungkan kembali kerukunan dan persatuan di tengah aksi-aksi yang rentan mengancam keutuhan itu.

"Kami ARJ hadir menggaungkan untuk kembali merajut kerukunan dan persatuan bangsa di tengah aksi-aksi yang mengancam keutuhan persatuan bangsa," ujarnya, Kamis (23/5).

Aidil menyebut, seharusnya Pemilu 2019 dimaknai sebagai proses demokrasi yang harus dihormati bersama dan menjadi pembelajaran bagi pendewasaan politik yang ada di Indonesia. Untuk itu, nilai-nilai kerukunan dan persatuan harus di jadlkan platform dan harus menyentuh semua elemen masyarakat. Sehingga tidak ada konflik yang justru akan membuat susah masyarakat.

"Nilai-nilai kerukunan dan persatuan harus klta jadikan platform saat ini dan harus menyentuh semua elemen masyarakat," jelasnya.

Sementara, Penanggung Jawab Tunggal ARJ, Haidar Alwi mengatakan, tugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke depan akan semakin berat. Banyak pihak yang akan melakukan pembusukan atas pemerintahan Jokowi yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Di antara yang merongrong adalah Islam radikal. Mereka meneriakkan jihad. Padahal definisi jihad sangat jelas. Dalam Islam orang yang mengkhianati pemerintahan dihukum pancung," tegas Haidar.

Ke depan, tambah Haidar, tugas Pemerintahan Jokowi akan semakin berat. Pihaknya, lanjut Haidar, akan menjadi yang pertama mengawal pemerintahan Jokowi. Untuk itu, Haidar mengimbau agar ARJ lebih solid dan bersatu agar semakin kuat dan kokoh.

"Saatnya kita bersatu karena pemilu sudah selesai. Dan KPU sudah mengumumkan lebih cepat. ARJ dengan 875 organ relawan Jokowi di seluruh Indonesia supaya damai dan jangan mau diadu domba secara brutal," pungkasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN