LPSK Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Aksi 21-22 Mei

Nasional  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

LPSK Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Aksi 21-22 Mei

Foto/Net

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat delapan orang meninggal akibat kericuhan di sekitar gedung Bawaslu, Jakarta Pusat.

Kedelapan korban yang meninggal tersebar di beberapa rumah sakit, yakni RSUD Tarakan, RS Budi Kemuliaan, RS Pelni, RSAL Mintoharjo, dan RS Dharmais.

Atas tragedi ini, LPKS menyampaikan keprihatinan yang mendalam.

"Semoga korban ditempatkan di sisi-Nya. Keluarga korban tabah adanya," kata Wakil Ketua LPSK, Maneger Nasution melalui siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (23/5).

Maneger meminta pihak kepolisian harus menangani kasus tersebut secara profesional dan independen serta  menjelaskan ke publik secara transparan.

Tak hanya itu, LPSK mendorong langkah investigasi dari Komnas HAM.

"Sekira dibutuhkan Komnas HAM dapat membentuk semacam Tim Pencari Fakta independen dengan melibatkan unsur masyarakat sipil untuk menyelidiki kasus tersebut," ujarnya.

Bahkan, Maneger memastikan LPSK siap menerima laporan dari publik yang merasa ada ancaman atas keselamatan jiwanya dan akan memprosesnya sesuai dengan mekanisme dan kewenangan lembaga.
Baca Juga
 
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak main hakim sendiri. [rah]
 

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN