Tol Trans Jawa Macet Parah, Ustadz Tengku Malah Puji Pemerintah

Nasional  SELASA, 11 JUNI 2019 , 12:30:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tol Trans Jawa Macet Parah, Ustadz Tengku Malah Puji Pemerintah

Tol Trans Jawa macet parah/Net

Suasana ramai lancar di Tol Trans Jawa yang tersaji selama arus mudik Lebaran 2019 tak terulang pada momentum arus balik. Selama tiga hari terakhir, kepadatan terjadi di sejumlah ruas yang menuju arah Jakarta.

Berdasarkan pengamatan, Minggu (9/6), macet parah terjadi pada ruas tol yang berada di kawasan Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah ke arah barat. Adapun ruas yang berada di wilayah Jawa Timur terpantau ramai lancar baik ke arah barat maupun timur.

Bahkan tidak sedikit pengendara yang terjebak kemacetan di Tol Trans Jawa sampai belasan jam.

Menanggapi fenomena ini, Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain justru memuji Pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi.

Penilaian Ustadz Tengku disampaikannya melalui akun Twitternya, @ustadtengkuzul yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (11/6).

"Macet? Ini Membuktikan Pemerintah Sekarang Hebat. Tol Sudah Dibangun Sepanjang Pulau Jawa. Masih Macet Panjang. Itukan Berarti Rakyat Sudah Makmur...! Jumlah Mobil Sudah Jutaan. Kurang Apalagi. Mesti Bersyukur Jangan NYINYIR...! (Sekali kali biar tim sorak gembira) Hore...!," tulis Ustadz Tengku.

Merespons kondisi ini, Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti, menyampaikan permohonan maaf.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami mohon pengguna jalan dapat bersabar di antrean dan tidak berhenti di bahu jalan yang merupakan salah satu faktor penyumbang kepadatan di lajur," kata Irra melalui keterangan resmi.

Menurut Irra, ruas arah Jakarta, khususnya yang berasal dari Timur memang meningkat sangat signifikan. Peningkatan itu terjadi baik yang melalui GT Cikampek Utama maupun GT Kalihurip Utama meningkat.

"Salah satu faktornya adalah bertumpunya seluruh pemudik kembali ke Jakarta dalam waktu tiga hari, sebelum aktivitas kembali normal di hari Senin," ujar Irra.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09