HUT Jakarta 22 Juni

Budayawan Betawi Pertanyakan Peran Jayakarta, Fatahillah, Tubagus Angke dan Ranamanggala

Ragam  JUM'AT, 21 JUNI 2019 , 14:58:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Budayawan Betawi Pertanyakan Peran Jayakarta, Fatahillah, Tubagus Angke dan Ranamanggala

Ridwan Saidi/Net

Budayawan dan sejarawan Betawi, Ridwan Saidi mempertanyakan peran sejumlah tokoh yang selama disebut-sebut memiliki kontribusi besar terhadap Jakarta.

Ridwan mengatakan, sejak zaman Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin sampai Djarot Saiful Hidayat, warga Betawi tengah dan pesisir dipaksa sejarahwan yang disewa Pemprov DKI Jakarta untuk menerima Pangeran Jayakarta, Fatahillah, Tubagus Angke dan Ranamanggala sebagai orang yang berjasa kepada Jakarta tanpa narasi, apalagi argumentasi yang masuk akal.

"Sepanjang pendalaman saya 32 tahun tentang sejarah dan pra sejarah Jakarta, Jayakarta Tubagus Angke, Fatahillah tak disebut dalam sumber primer sejarah. Hanya Ranamanggala yang disebut (sahabat MH Thamrin) dalam De Stad van Coen," kata Ridwan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/6).

Data dari yang dimiliki Ridwan, Van Der Zee menyebutkan kelompok Banten pimpinan Ranamanggala menyerang Jakarta.

"Mereka dilibas Betawi tahun 1618. Pada 1619 nongol lagi dan digerus koalisi Betawi, Jepang dan VOC pada 1619," ujar Ridwan.

"Kami perlu penjelasan, bukan kuburan, siapa Jayakarta, Fatahillah dan Tubagus Angke," pungkas Ridwan.[dod]

Komentar Pembaca