Halal Bihalal Bareng MUI DKI, Anies Singgung Soal Transjakarta dan Reklamasi

Jakarta  SELASA, 25 JUNI 2019 , 17:47:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Halal Bihalal Bareng MUI DKI, Anies Singgung Soal Transjakarta dan Reklamasi

Anies Baswedan/RMOL

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta menggelar silaturahmi dan halal bihalal di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/6).

Gubernur DKI Jakarta Anies dalam sambutannya menyinggung soal transportasi umum di ibukota. Menurutnya, Transjakarta bukan hanya alat pemindah badan, namun sesungguhnya sebagai alat pemersatu.

"Kita membangun manusianya terlebih dahulu seperti membangun kedisiplinan," kata Anies.

Anies juga menyinggung soal reklamasi yang kembali ramai dibicarakan. Ia menegaskan, janji kampanye untuk meghentikan reklamasi Teluk Jakarta telah dipenuhi.

Reklamasi saat ini, kata Anies, telah berubah. Jika dulu masyarakat tidak memiliki akses untuk menggunakan, maka saat ini publik bisa menikmati fasilitas yang ada di lokasi tersebut.

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muhtar mengatakan, tujuan diadakannya halal bihalal dan silaturahmi ini untuk mempersatukan seluruh elemen, visi dan misi agar Jakarta bisa lebih baik lagi.

Munahar juga mengapresiasi ide Wajah Baru Jakarta. "Kebaruan bukan hanya sebatas fisik akan tetapi pemikiran baru yang membawa Jakarta lebih baik," kata Munahar.

Munahar pun memaparkan sejumlah agenda yang telah dan akan dilakukan oleh MUI DKI Jakarta. Seperti menggelar Jakarta Islamic Festival di Monumen Nasional pada awal Juli.

Salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Bersyariat, maka MUI DKI membentuk Lembaga Seni Kaligrafi Islam.

Selain itu, Munahar mengungkapkan soal pembangunan Gedung MUI yang pelaksanaannya dimulai 2020 mendatang.

"Tahun ini juga MUI DKI Jakarta bakal peroleh sertifikat ISO. Sekarang kita menyatu kembali untuk songsong Jakarta lebih baik," ujar Munahar.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI DKI KH Yusuf Aman menyebutkan, momentum Syawal 1440 H untuk bermunajat agar Allah SWT menerima amal ibadah selama Ramadan.

"Mari kita jaga Kota Jakarta dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai negara baldatun thoyyibatun Warobul ghofur, negara yang sejahtera yang penuh dengan keberkahan dan pengampunan dari Allah SWT," kata Yusuf.

Acara itu juga dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan KH Maulana Kamal Yusuf, organisasi masyarakat tingkat DKI Jakarta, tokoh agama, ulama dan habaib.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00