Kasasi KCN Ditolak, Negara Bisa Kehilangan Rp 200 Miliar Per Tahun

Hukum  KAMIS, 27 JUNI 2019 , 09:26:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Kasasi KCN Ditolak,  Negara Bisa Kehilangan Rp 200 Miliar Per Tahun

Pelabuhan Marunda/Net

PT Karya Citra Nusantara (KCN) sedang mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Diharapkan kasasi tersebut dikabulkan.

Karena apabila kasasi tersebut ditolak oleh MA, bisa berdampak bagi negara, yakni kehilangan pendapatan sebesar Rp 200 miliar per tahunnya.

"Pokja IV Satgas Percepatan Ekonomi pimpinan Pak Yasonna Laoly pun sudah mengetahui bahwa andai kata pelabuhan ini selesai sepanjang 5.350 meter, plus supporting area 1.100 hektare, kontribusi per tahun ke negara sekitar Rp 200 miliar per tahun. Tapi dengan catatan, itu bukan hanya ke Kemenhub, tapi dalam arti ke semua perpajakan, pemda, dan semuanya yang menjadi stakeholder di pelabuhan ini," kata Direktur Utama KCN Widodo Setiadi, di Jakarta, Kamis (27/6).

Kisruh Pelabuhan Marunda antara PT KCN dan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang berkepanjangan saat ini sudah pada tahap kasasi.

"Pembayaran konsesi 5 persen dari pendapatan bruto pelabuhan ke kas negara atau lebih dari Rp 5 miliar per tahun. Ini adalah persentase terbesar dari seluruh konsesi pelabuhan yang ada di Indonesia, yang rata-rata membayarkan konsesi dikisaran 2,5 persen per tahun sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 15 tahun 2015,” ujar Widodo.

Selain itu, berdasarkan data kontribusi pajak , KCN telah menyetor pajak dengan nilai lebih dari Rp 12,3 miliar per tahunnya.

Kemudian KCN juga berkontribusi dari pembayaran PBB ke Pemprov DKI Jakarta yang berada pada angka Rp 2,4 miliar per tahun,” tandas Widodo Di kesempatan lain, Pengamat Kebijakan Publik Sidik Pramono mengatakan, sudah seharusnya pemerintah melihat masalah ini dengan bijak dan mempertimbangkan potensi negara akan kehilangan pendapatan yang cukup besar. Apalagi perusahaan swasta KCN, yang membangun dengan modal sendiri tanpa membebani anggaran pemerintah baik melalui APBN maupun APBD.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00