64 Siswa Mustahik Berprestasi Diterima di Sekolah Cendekia BAZNAS

Sosial  SELASA, 02 JULI 2019 , 13:16:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

64 Siswa Mustahik Berprestasi Diterima di Sekolah Cendekia BAZNAS

Sekolah Cendekia Baznas/Ist

Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) menerima sebanyak 64 siswa mustahik berprestasi yang berasal dari 18 provinsi di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020.

Acara penyambutan siswa baru diselenggarakan di SCB, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (1/7).

Kepala SCB, Eko Wawan mengatakan, SCB merupakan sekolah tingkat menengah tanpa biaya yang dikembangkan BAZNAS dalam mencetak kader bangsa yang siap bersaing, tidak hanya cerdas, tapi juga mandiri dan berakhlak mulia.

Seluruh siswa dan siswi SCB mendapatkan fasilitas asrama dan kebutuhan sehari-hari selama tiga tahun menempuh pendidikan.

"Pendidikan di SCB meliputi 4 dimensi yakni olah hati, olah pikir, olah rasa dan olahraga. Nilai-nilai ini disajikan dalam program kegiatan belajar mengajar, ekstrakulikuler, keasramaan, kepemimpinan, kewirausahaan dan school social responsibility," kata Eko melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/7).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Asrama, Helmi Nursirwan mengatakan, tahun ajaran ini SCB menyediakan 64 kursi dari 300 pendaftar dari 18 provinsi di Indonesia. Proses seleksi dilakukan pada November 2018 hingga April 2019 lalu.

"Proses seleksi berupa tes administratif, tes akademik, tes survei faktual, dan tes psikotes serta baca tulis Al Quran. Tes ini dilakukan antara lain untuk memastikan bahwa calon siswa benar-benar berasal dari keluarga kurang mampu namun baik dari segi akademiknya," kata Helmi.

Sementara itu, perwakilan BAZNAS Provinsi Papua, Merza Edy Nadzari mengatakan, tahun ini terdapat dua siswa perwakilan dari Papua yang merupakan asli anak daerah.

"Alhamdulillah tahun ini dua siswa dari Papua berhasil menembus seleksi SCB. Anak-anak muslim di daerah perlu mendapat perhatian lebih untuk dapat menjadi kader-kader penggerak kemajuan daerahnya," kata Merza.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11