Kalau Bertemu Terus Dapat Kursi Itu Bukan Rekonsiliasi, Tapi Akuisisi

Politik  SENIN, 08 JULI 2019 , 09:11:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kalau Bertemu Terus Dapat Kursi Itu Bukan Rekonsiliasi, Tapi Akuisisi

Mardani Ali Sera/Net

Wacana rekonsiliasi ramai diperbincangkan usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo dan Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih.

Rekonsiliasi diartikan sebagai pertemuan antara Jokowi dan rivalnya, Prabowo Subianto untuk meredam polarisasi selama pilpres berlangsung.

Namun demikian, tidak sedikit yang mengartikan hal tersebut sebagai upaya Jokowi untuk merangkul partai-partai yang berseberangan masuk dalam koalisi.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera tidak setuju jika rekonsiliasi diartikan sebagai jalan untuk bergabung ke lingkaran istana.

Menurutnya, rekonsiliasi sebatas silaturahim yang dilakukan karena semua proses-proses pemilu sudah selasai.

Lalu katakan, selamat saya tetap oposisi yang akan mengkritik Pak Jokowi,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (7/7).

Hal ini tentu akan berbeda arti jika rekonsiliasi bertujuan untuk berbagi jatah kursi dan merapatkan barisan ke koalisi pemerintah.

"Jika bertemu untuk dukung lalu mendapat posisi kursi bergabung ke koalisi, itu namanya akuisisi. Bedakan antara silaturahim dan akuisisi,” tegasnya.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00