Kades di Tangerang Diduga Gelapkan Dana Desa

Hukum  SENIN, 08 JULI 2019 , 12:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kades di Tangerang Diduga Gelapkan Dana Desa

Ilustrasi/Net

Desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan, menyusul dugaan penyimpangan dana desa sebesar miliaran rupiah.

Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) Lis Sugianto mengatakan, selama tiga tahun, sejak 2017 sampai pertengahan 2019, Desa Kramat memperoleh kucuran dana desa sebesar Rp 2,2 miliar per tahunnya.

Namun ternyata dana sebanyak itu hanya dimanfaatkan untuk membangun jalan konblok saja.

Lis menduga oknum kepala desa telah melakukan laporan fiktif atas penggunaan dana desa selama tiga tahun belakangan ini.

"Indikasinya kuat soal dugaan data fiktif yang dibuat oleh oknum kepala desa agar bisa mencairkan dana miliaran rupiah setiap tahunnya," kata Lis melalui keterangan tertulisnya, Senin (8/7).

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tangerang Ahmad Hafid mengakui bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana desa memang lemah karena minimnya sumber daya manusia di desa-desa.

Kami minim soal pengawasan karena keterbatasan tenaga kerja,” kata Hafid saat dikonfirmasi LKPK.

M eski demikian, Hafid berjanji akan memanggil dan menertibkan kepala Desa Kramat yang diduga telah melakukan penyimpangan.[dod]

Komentar Pembaca