Pansus Wagub Abaikan PP 16, Aroma Bagi-bagi Amplop Menguat

Politik  SELASA, 09 JULI 2019 , 09:00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pansus Wagub Abaikan PP 16, Aroma Bagi-bagi Amplop Menguat

Ilustrasi/Net

Kinerja Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta terus disorot publik. Kali ini terkait diabaikannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2016.

Dalam PP Nomor 16 tersebut diatur bahwa pengangkatan wagub harus kuorum 3/4 persen dari jumlah angggota dewan. Sedangkan, Pansus Wagub memutuskan jumlah kuorum sebesar 50 persen +1 dari total anggota dewan.

"Dengan adanya tatib kuorum 50+1 persen patut diduga ada kongkalingkong. Masa PP diabaikan begitu aja," kata Ketua Koalisi Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto di Jakarta, Selasa (9/7).

Sugiyanto menilai, dengan banyaknya kejanggalan dari tata tertib yang dihasilkan pansus, maka jangan menyalahkan masyarakat jika mencurigai adanya dugaan politik uang atau bagi-bagi amplop.

"Jadi sudah saatnya aparat hukum untuk turun tangan memeriksa Pansus Wagub ini," tegas Sugiyanto.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Pemilihan Wagub DKI Jakarta Bestari Barus mengatakan, pihaknya telah melakukan konsultasikan draf tatib ke Kementerian Dalam Negeri.

Bestari mengaku pihaknya tak ingin pemilihan wagub di DKI berakhir seperti pemilihan kepala daerah di Kabupaten Papua.

"Ada kesalahan dalam draf tatib. Mereka menentukan sementara waktu diserahkan kepada partai pengusung. Akhirnya gantung sampai hari ini," kata Bestari.

Bestari menceritakan pemilihan kepala daerah di salah satu Kabupaten Papua tidak sesuai aturan hukum yang berlaku. Anggota dewan di sana merancang tatib tanpa dikonsultasikan lagi ke Kemendagri.

Walhasil, Kemendagri tak bisa melantik kepala daerah terpilih padahal proses pemilihan sudah usai.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00