Geruduk Balai Kota, PMDK Desak Anies Copot lzin Diskotek Di Jakbar

Jakarta  RABU, 10 JULI 2019 , 16:19:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Geruduk Balai Kota, PMDK Desak Anies Copot lzin Diskotek Di Jakbar

Unjuk rasa Pemoeda Moeslim Djaya Karta

Sekelompok massa yang mengatasnamakan Pemoeda Moeslim Djaya Karta (PMDK) menggeruduk Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/7). Massa mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menindaklanjuti dugaan peredaran obat terlarang di salah satu diskotek di Jalan Kebon Jeruk, Taman Sari Jakarta Barat.

"Anies lewat jajarannya harus menindak lanjuti adanya dugaan peredaran narkotika di diskotek yang beberapa hari ini ramai dibahas di media maupun media sosial," kata Koordinator Aksi H. Joe kepada wartawan di depan gerbang Balai Kota.

Ditengah aksi mereka juga sempat, membakar satu buah ban mobil, namun tidak sampai mengeluarkan asap hitam pekat. Karena pihak kepolisian yang berjaga langsung mematikan api dengan menggunakan APAR.

Joe mendesak Anies serius menerapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata pada 12 Maret 2018. Dimana Pemprov DKI bisa menggunakan informasi yang bersumber dari media massa dalam memberi sanksi administratif terhadap tempat hiburan yang terjadi praktik narkotika, prostitusi, dan perjudian.

"Aturan itu dibuat untuk dijalankan. Anies Jangan sampai memberi celah kepada pelaku tempat hiburan malam yang diduga melanggar ketentuan yang ada dengan menjalankan praktik narkotika, prostitusi, dan perjudian," tegas Joe.

Selain mendesak Anies, mereka juga meminta agar Pemprov mengevaluasi kinerja Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta lantaran dinilai lamban dalam menangani persoalan yang berkaitan dengan tempat hiburan malam.

"Karena sampai hari ini belum ada informasi dari Satpol PP untuk melakukan pemantauan dan dari Dinas Pariwisata juga konon katanya ingin memanggil pengurus diskotek tetapi belum juga tahu perkembangan lanjutnya. Kalau Gubernur Anies diamkan jajarannya yang lamban maka akan berdampak negatif juga pada kinerja pemerintahannya," tutupnya.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00