Sekda Larang Pengungsi Bangun Tenda Di Kebon Sirih

Polhukam  RABU, 10 JULI 2019 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Sekda Larang Pengungsi Bangun Tenda Di Kebon Sirih

Saefullah/RMOL

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah melakukan rapat dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan pihak UNHCR guna menyikapi persoalan pencari suaka yang bermukim di kawasan trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Usai rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait, Saefullah menginginkan para pencari suaka dicarikan tempat yang layak, karena selama ini sudah bermukim di trotoar.

"Untuk menyikapi ini, tadi kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenlu, Kemendagri, juga setelah ini tadi Kemenlu dan TNI juga kita minta saran-sarannya. Dari sisi Pemda, pertama, karena pencari suaka ini kan sudah menempati fasilitas umum ya, hiruk-pikuknya trotoar itu dipakai," kata Saefullah di Balai Jota DKI Jakarta, Rabu (10/7).

Menurut Saefullah, semakin banyaknya pencari suaka yang datang, juga semakin membuat trotoar yang ada di sekitar lokasi Menara Ravindo dan belakang Kememterian BUMN tidak berfungsi.

"Jangan sampai mereka mendirikan tenda-tenda disitu gitu. Akan menjadi sangat semrawut nantinya. Kita minta ini nanti yang melakukan pertimbangan-pertimbangannya adalah Kemenlu dan UNHCR. Kalau kita adalah persoalan alasan kemanusiaannya dan kepentingan umum trotoar itu," tutup Saefullah.

Diketahui, beberapa hari terakhir ini, Jalan Kebon Sirih dipadati oleh pencari suaka yang berasal dari Afghanistan.

Tidak sedikit diantara mereka adalah wanita dan anak-anak. Pengungsi lain berasal dari Pakistan, Somalia dan Sudan, serta Palestina.

Mereka duduk berkelompok di sepanjang trotoar Jalan Kebon Sirih, untuk bertahan hidup.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00