Ongen Sebut Politisi PSI Tak Paham Proses Pemilihan Wagub

Politik  SELASA, 16 JULI 2019 , 19:49:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Ongen Sebut Politisi PSI Tak Paham Proses Pemilihan Wagub

Mohamad Ongen Sangaji/RMOL

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wagub DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji mengaku ogah menanggapi tuduhan politik uang dalam proses pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Soal adanya politik uang tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest Tanudjaja saat jumpa pers, Senin (15/7) kemarin.

"Sekali lagi, saya nggak mau membalas pernyataan yang bersangkutan (Rian) karena beliau nggak tahu apa yang kita proses seperti apa di sini. Masuk ke ruangan ini aja nggak pernah," kata Ongen saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (16/7).

Ongen menilai Rian Ernest tidak tidak begitu mengerti dan tahu soal proses pemilihan yang saat ini masih berlangsung di DPRD DKI Jakarta. Walaupun setiap kali pansus menggelar rapat dilakukan secara terbuka untuk umum.

"Teman-teman kan tahu rapat pansus ini terbuka untuk semua orang dan kita mengikuti perkembangannya. Jadi saya nggak mau menanggapi Rian Ernest karena saya tidak kenal dengan yang bersangkutan," tegas Ongen.

Ongen justru menantang balik PSI untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib.

"Kalau itu memang temuan, ya disegerakan saja lapor pada pihak berwajib. Tapi kalau itu tidak temuan, nah dia harus terima resikonya bahwa ada tuntutan balik dari teman-teman kepada dia," tutup Ongen.

Diketahui, Rian Ernest sebelumnya menyebutkan telah mendengar kabar soal adanya rumor politik uang dalam proses pemilihan wagub DKI. Informasi itu diterimanya dari dua elite partai yang diduga juga anggota DPRD DKI.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09