Diancam Dipolisikan Taufiqurrahman, Politisi PSI Ngaku Heran

Hukum  SELASA, 16 JULI 2019 , 22:04:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Diancam Dipolisikan Taufiqurrahman, Politisi PSI Ngaku Heran

Rian Ernest Tanudjaja/RMOL

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest Tanudjaja langsung merespon wacana pelaporan dirinya ke pihak berwajib oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman.

Rian mengaku heran karena dalam keterangan persnya, ia tidak menyebut pihak mana pun termasuk Demokrat, DPRD DKI, dan Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur.

"Saya dalam keterangan pers nggak pernah sebut Partai Demokrat, saya nggak sebut Pansus. Kalau ada satu-dua orang ngeluh saya heran, terutama ini dari fraksi yang bukan ngusung wagub. Kalau Gerindra-PKS laporin saya, saya masih agak paham," kata Rian saat dikonfirmasi, Selasa (16/7).

Terkait rencana pelaporan dirinya ke Polda Metro Jaya, Rian mengaku tidak begitu mempermasalahkannya. Tapi, bagi Rian itu adalah hal yang janggal.

"Harusnya teman-teman anggota dewan berterima kasih sudah ada partai yang mencegah adanya politik uang. Bukannya malah melaporkan saya. Itu hal janggal," ujar Rian.

Meski demikian, Rian memastikan akan tetap memenuhi panggilan dan kooperatif andai benar-benar dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

"Apapun yang ditanya pasti akan saya jawab. Kalau dipanggil akan datang," cetus Rian.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat-PAN Taufiqurrahman berencana mempolisikan Rian Ernest atas tuduhan penghinaan karena mengatakan ada politik uang dalam proses pemilihan wakil gubernur.

"Apa yang disampaikan oleh Rian Ernest Tanudjaja sama sekali tidak berdasarkan fakta-fakta yang ada dan merupakan suatu bentuk penyebaran kabar bohong yang sangat merugikan institusi DPRD dan para Anggota DPRD, mengingat sampai saat ini proses pemilihan wakil gubernur pengganti belum terjadi," kata Taufiqurrahman melalui keterangan tertulisnya.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09