Gerindra Bersiap Ajukan 2 Nama Baru Cawagub DKI

Politik  RABU, 17 JULI 2019 , 13:25:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gerindra Bersiap Ajukan 2 Nama Baru Cawagub DKI

Abdul Ghoni/Net

Partai Gerindra bersiap-siap menyodorkan dua nama baru untuk Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta.

Hal ini dilakukan Gerindra apabila dua nama Cawagub dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Agung Yulianto, dan Ahmad Syaikhu gagal terpilih dalam rapat paripurna DKI Jakarta.

"Lihat saja nanti, kalau sudah mengarah mencapai paripurna pemilihan jika sekali itu tidak kuorum diberikan waktu 10 hari, kemudian 10 hari selanjutnya nggak kuorum berarti ada pengajuan nama baru berarti kan nggak diterima," kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni, Rabu (17/7).

Sebelumnya, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Mohamad Ongen Sangaji memastikan syarat kuorum anggota DPRD saat rapat paripurna sudah sesuai aturan.

Kami mengikuti undang-undang. Saya sudah konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” kata Ongen saat dikonfirmasi, Selasa (16/7).

Menurut Ongen, setiap jumlah kuorum sudah ada aturannya baik itu harus 3/4, 2/3, maupun 50+1.

Diketahui Pansus Pemilihan Wagub DKI telah menentukan jumlah kuorum anggota dewan harus 50 persen plus 1 (50+1) saat rapat paripurna berdasarkan konsultasi dengan Kemendagri.

Oleh karena itu sebagai Ketua Pansus saya akan mengikuti apa yang menjadi arahan Kemendagri,” ujar Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta ini.

"Sudah (koordinasi dengan Kemendagri), sudah disampaikan. Minta pandangan mereka, dan mereka katakan ini UU. 50+1 atau setengah dari anggota dewan itu UU. Jadi kita tidak boleh keluar dari UU itu,” ucap Ongen.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09