Politisi Wanita Ini Bakal Gantikan Posisi Wahyu Dewanto di Kebon Sirih

Politik  JUM'AT, 19 JULI 2019 , 15:39:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politisi Wanita Ini Bakal Gantikan Posisi Wahyu Dewanto di Kebon Sirih

Endah Pardjoko/RMOL

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Endah Setia Dewi Pardjoko diprediksi bakal menggantikan posisi Caleg DPRD DKI Jakarta terpilih Wahyu Dewanto yang tiba-tiba mengundurkan diri sekitar satu bulan menjelang pelantikannya.

Endah boleh dibilang politisi kawakan di Kebon Sirih. Ia tercatat sudah dua periode menjabat anggota DPRD. Tepatnya pada Pileg 2009 dan 2014.

Endah juga pernah menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta selama satu periode.

Wahyu Dewanto sendiri memilih melepaskan kursi wakil rakyat yang diraihnya pada Pemilu 2019, karena belakangan dia terjerat kasus politik uang.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Husni Thamrin mengatakan, pasca mundurnya Wahyu Dewanto sebagai Caleg terpilih, maka posisinya otomatis digantikan Caleg Gerindra yang raihan suaranya tepat dibawah Wahyu.

"Otomatis Caleg yang dibawahnya yang menggantikan," kata Thamrin saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (19/7).

Meski demikian, soal keputusan pergantian Caleg tersebut, menurut Thamrin, belum bisa diproses. Pasalnya Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik sedang melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

"Surat permohonan mundur (Wahyu Dewanto) sudah dikirim ke DPP. Nanti DPD tinggal memutuskan siapa penggantinya," ujar Thamrin.

Diketahui, dari Dapil DKI Jakarta 8 yang meliputi Kecamatan Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang, Pancoran dan Tebet, tercatat ada 12 Caleg yang berhak berkantor di Kebon Sirih.

Dari 12 Caleg yang lolos, tiga diantaranya milik Gerindra. Yakni Purwanto 36.782 suara, Wahyu Dewanto 13.373 suara dan Nurhasan 13.119 suara.

Sebelumnya, secara tak terduga, Caleg DPRD DKI Jakarta terpilih asal Partai Gerindra Wahyu Dewanto mundur. Padahal Wahyu yang berada di Dapil 8 DKI Jakarta bakal dilantik sebagai wakil rakyat ibukota pada 26 Agustus 2019.

Pelapor Yupen Hadi resmi mencabut laporannya terkait kasus dugaan politik uang yang diduga dilakukan Wahyu Dewanto. Setelah gelar perkara, penyidikan kasus itu pun dihentikan.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00