Akhirnya Yunarto Wijaya Akui Getah Getih Cuma Bertahan 6 Bulan

Ragam  SABTU, 20 JULI 2019 , 19:40:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Akhirnya Yunarto Wijaya Akui  Getah Getih Cuma Bertahan 6 Bulan

Twitter Yunarto Wijaya/Ist

Setelah cuitannya memunculkan kegaduhan di media sosial Twitter, Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya akhirnya mengakui bahwa dirinya tak cukup jeli dalam melihat polemik bambu Getah Getih karya Joko Avianto yang dibongkar beberapa hari lalu.

Pasalnya, Yunarto sempat men-tweet kalimat yang dinilai warganet bernada sarkas di Twitter pribadinya.

"Karya Luar biasa jangan sampe dibongkar pak...Saya sedih :(," tulis Yunarto menggunakan akun Twitter @yunartowijaya, pada Kamis (18/7).

Beragam tanggapan pun bermunculan dari yang pro dan kontra terkait tweet Yunarto. Hingga salah satu warganet dengan akun @imanlagi meluruskan perihal tujuan pembuatan instalasi bambu Getah Getih melalui balasan tweet.

Ribut amat sama hiasan bambu. Kembang api yang ratusan juta sering dibikin ama pemerintah juga tahan cuma beberapa detik pada gak protes. Ya emang tujuannya cuma buat pajangan kan. Ya udah lah,” tulis Iman dengan menyertakan berita yang menjelaskan bahwa instalasi tersebut memang bersifat pajangan dan direncanakan bertahan 6 bulan saja.

Mengetahui tweet tersebut, Yunarto langsung meluruskan dan mengakui bahwa dirinya tak cukup jeli dalam menilai polemik instalasi bambu Getah Getih. Bahkan Yunarto berbesar hati mengakui bahwa dirinya salah.

"Gua sih klo salah atau kalah langsung ngakuin kok, its life,” tulisnya.

"Polemik tentang pembongkaran inatalasi bambu harus dilihat lebih objektif, ternyata instalasi bambu ini memang disiapkan 6-12 bulan oleh @aniesbaswedan, saya pun tidak cukup jeli cari info sebelum kritik, thx @imanlagi for the info,” jelas Yunarto lagi.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09