Dinilai Penuhi Unsur Pidana, Anies Bisa Polisikan Pengancamnya

Hukum  SABTU, 27 JULI 2019 , 13:23:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Dinilai Penuhi Unsur Pidana, Anies Bisa Polisikan Pengancamnya

Pelaku pengancam Anies Baswedan/Ist

Sebuah video berisi ancaman pembunuhan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, beredar. Anies diancam lantaran dianggap tak becus mengurus Jakarta.

Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Yayan Yuhanah, mengatakan, Anies bisa melaporkan pengancam tersebut ke polisi. Sebab, tindakan tersebut telah memenuhi unsur pidana.

"Kalau Pak Anies mau melaporkan ke polisi, bisa. Karena, unsur pidananya sudah ada dari ucapan-ucapan orang itu," kata Yayan saat dihubungi di Jakarta, Jumat (26/7).

Namun, Pemprov DKI Jakarta tak bisa menjadi kuasa hukum Anies. Mantan Mendikbud itu harus menyewa pengacara sendiri.

"Karena pidana sifatnya personal, sedangkan Biro Hukum (Pemprov) terkaitnya kedinasan dalam pelaksanaan tugas. Biro hukum bisa bantu, tapi sifatnya hanya pendampingan, bukan sebagai kuasa hukum," ucap dia.

Yayan tak habis pikir dengan tindakan pembuat video tersebut. Apalagi video itu berisikan ancaman pembunuhan.

"Saya barusan lihat videonya. Orang normal apa enggak, ya? Kok bisa posting video kasar dan penuh caci maki ke pejabat publik," pungkas Yayan.

Anies sebelumnya mengaku tak tahu ada video tersebut. Dia juga belum menentukan langkah hukum lantaran belum melihat video tersebut.

"Saya sudah ada yang mengirimkan tapi belum sempat melihat," kata Anies di Jakarta, Kamis (25/7).

Dia mempersilakan warga berkomentar apa pun terhadapnya. Saat ini era keterbukaan, dan siapapun bebas berpendapat.[dod]

Komentar Pembaca