Atlet DKI Peraih Emas PON Papua Diimingi Jadi PNS

Olahraga  SELASA, 30 JULI 2019 , 21:48:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Atlet DKI Peraih Emas PON Papua Diimingi Jadi PNS

Halal Bihalal dan Silaturahmi Olahraga Menuju PON XX/ 2020 Papua/RMOL

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menjanjikan bagi atlet asal ibukota yang berhasil merebut medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara otomatis di Pemprov DKI Jakarta.

"'Setiap atlet yang meraih medali emas bisa otomatis menjadi PNS Pemprov DKI," kata Saefullah saat menghadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Olahraga Menuju PON XX/ 2020 Papua di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (30/7) malam.

Saefullah mengatakan, peraih medali emas memang diprioritaskan menjadi PNS. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan atlet.

Bahkan, Pemprov DKI sudah banyak yang menampung atlet peraih medali emas. Mereka bekerja di lingkungan Dinas Olahraga dan Pemuda DKI dan SKPD lainnya.

Sementara, Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo mengatakan, DKI Jakarta bertekad merebut gelar juara umum pada PON 2020 di Papua.

Untuk bisa merebut juara umum, paling tidak kami merebut 196 medali emas. Sedangkan saat ini kami memperkirakan baru mampu merebut 125 medali emas di Papua," kata Djamhuron.

DKI Jakarta sendiri kehilangan gelar juara umum pada PON 2016 lalu. Saat itu Jakarta berada di posisi ketiga di bawah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Para atlet ibukota hanya bisa merebut 132 emas, 124 perak, dan 118 perunggu di PON Jawa Barat.

Kali terakhir DKI Jakarta berhasil menyabet gelar juara umum PON ialah pada 2012 silam.

Djamhuron menambahkan, para atlet akan menjalani latihan di dalam dan luar negeri. KONI DKI juga akan mengontrak pelatih asing untuk menangani cabang olahraga yang berpotensi merebut emas.

Djamhuron juga memastikan pihaknya mengedepankan asas tranparansi perihal pemilihan atlet sebuah cabor.

Persaingan masih akan ketat sampai entry by name, tiga bulan sebelum PON," tutup Djamhuron.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11