Harga Lebih Mahal Dari Plastik, Besek Diyakini Bisa Kurangi Sampah Plastik

Jakarta  RABU, 31 JULI 2019 , 17:25:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Harga Lebih Mahal Dari Plastik, Besek Diyakini Bisa Kurangi Sampah Plastik

Arief Nasrudin/Net

Pemprov DKI Jakarta mengimbau warganya agar tidak menggunakan kantong plastik kresek sebagai wadah membawa daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

Sebagai gantinya Pemprov DKI lewat Perumda Pasar Jaya kini telah menyediakan besek bambu untuk pembungkus daging kurban.

"Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah mengurangi sampah plastik terus dilakukan dengan berbagai cara oleh Perumda Pasar Jaya. Pada Idul Adha 1440 Hijriah ini Pasar Jaya menyediakan 20.000 besek bambu sebagai pengganti kantong plastik," kata Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasarudin saat dikonfirmasi, Rabu (31/7).

Terkait harga, besek bambu ini dibanderol dengan harga yang berkisar sekitar Rp 2 000 untuk satu besek.

Tentu harga ini lebih tinggi ketimbang harga kantong kresek yang pada umumnya dijual di pasaran dengan harga Rp 500, tapi fungsinya pun berbeda karena besek bisa digunakan berkali-kali.

"Penggunaan kantong plastik pada makanan bisa berpotensi kepada sejumlah jenis penyakit, selain itu kantong plastik juga sangat sulit terurai, karena itulah disini Pasar Jaya mengambil alternatif untuk menjual besek bambu. Untuk harganya direncanakan akan dijual dengan harga Rp 2.000 per besek," ujar Arief.

Kedepan penjualan besek bambu ini sendiri dilakukan di 112 lokasi pasar yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Melalui besek bambu ini diharapkan bisa menjadi salah satu kampanye mengurangi sampah plastik.

Arief juga mengklaim Pasar Jaya sendiri sejak lama sudah melakukan sosialisasi pengurangan kemasan plastik kepada pedagang dan konsumen.

"Sebelumnya sudah dilakukan dengan tidak menyediakan kantong plastik untuk KJP (Kartu Jakarta Pintar). Untuk kurban ini kita jual besek bambu. Diharapkan penggunaan kantong plastik ini bisa terus berkurang kedepannya,” tutup Arief.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11