Disindir Gerindra Tak Jago Lobi Politik, Ini Jawaban PKS

Politik  SENIN, 05 AGUSTUS 2019 , 19:58:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Disindir Gerindra Tak Jago Lobi Politik, Ini Jawaban PKS

Abdurrahman Suhaimi/Net

Genap 10 bulan teka teki siapa yang akan menduduki kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta belum juga dituntaskan.

Atas kondisi ini membuat publik ibukota tak sabar. Bahkan Wakil Ketua DPD Partau Gerindra DKI Jakarta, Syarif menyebut PKS kurang pintar melobi Anggota DPRD sehingga agenda Rapimgab pengesahan tatib belum juga dilaksanakan.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi menyayangkan pernyataan Syarif tersebut.

Bukan tanpa alasan, menurut Suhaimi, partainya sudah menjalankan proses pemilihan Wagub sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Nggak usah nyalah-nyalahin lah. Saya kira masing-masing punya caranya. Masing-masing melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Jadi jangan nyalahin sana-sini, tapi seperti yang saya bilang tadi prosesnya harus begitu," kata Suhaimi saat dikonfirmasi, Senin (5/8).

Hingga kini sudah tiga kali jadwal Rapimgab batal digelar dengan berbagai macam alasan.

Awalnya agenda pelaksanaan Rapimgab pada Rabu (10/7) lalu, namun batal dilaksanakan karena banyak pimpinan fraksi DPRD yang tidak hadir. Diundur hingga Senin (15/7).

Pada tanggal tersebut, Rapimgab batal kembali digelar dengan alasan tidak memenuhi kuorum. Dimana aturan kuorum Rapimgab itu, mengatur 50 persen plus 1 dari jumlah pimpinan DPRD, pimpinan fraksi, dan pimpinan komisi atau sebanyak 59 orang.

Lalu pada (16/7), Rapimgab tatib tersebut kembali batal digelar, karena ada sebagian pihak yang tidak bisa hadir.

"Mungkin kembali tanya ke pimpinan dewan. Nggak mungkin anggota gelar Rapimgab tanpa pimpinan. Atau pansus misalnya gelar sendiri, nggak bisa. Harus ada pimpinan. kalau itu tinggal political will aja," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Syarif mengatakan belum tuntasnya pemilihan Wagub karena PKS tidak cukup lihai melobi politik di tingkat DPRD.

Dugaan kuat muncul, rapat paripurna pemilihan Wagub DKI akan dikerjakan kepada anggota DPRD terpilih.

"Sangat berpotensi (rapat paripurna) akan berlangsung setelah anggota DPRD yang baru. Saya kira ini terjadi karena PKS kurang optimal dalam melakukan pendekatan dan lobi-lobi," kata Syarif.[dod]

Komentar Pembaca
Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00