Ketua DPC Demokrat Jakut Tunggu Santoso Antarkan Surat Pemecatan

Politik  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 12:34:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketua DPC Demokrat Jakut Tunggu Santoso Antarkan Surat Pemecatan

Ilal Ferhard/Net

Ancaman pemecatan yang dikeluarkan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Santoso terhadap anak buahnya yang diduga menciptakan kegaduhan organisasi, ternyata tak membuat ciut nyali Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Utara Sulkarnaen.

Menurut kuasa hukum Sulkarnain, Ilal Ferhard, kliennya malah menantang Santoso segera mengantarkan surat pemecatan Sulkarnain ke Sekretariat DPC Partai Demokrat Jakarta Utara.

"Baru ancaman ya? Kita malahan menunggu kabar pemecatannya. Silahkan antar surat pemecatan ke DPC," kata Ilal saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (8/8).

Menurut Ilal, ancaman pemecatan tersebut merupakan sikap panik Santoso yang resmi menyandang status tersangka penggelapan suara.

Santoso tersangkut kasus hilangnya berkas hasil rekapitulasi suara pemilihan umum (pemilu) 2019 tingkat kota alias DB1 Kota Jakarta Utara. Santoso dilaporkan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Kasus penghilangan ini juga dilaporkan oleh Sulkarnain ke Polda Metro Jaya pada 1 Juni 2019. Kasusnya teregistrasi dalam Laporan Polisi nomor LPB/478/K/VI/2019/PMJ/ Resju.

Namun belakangan kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Jakarta Utara.

Polres Jakarta Utara kemudian menetapkan Santoso dan pimpinan ranting Demokrat Jakarta Utara, Asep Suhendra sebagai tersangka.

Sebelumnya Santoso berencana memecat Sulkarnain karena membuat gaduh partai.

Sulkarnain melaporkan Santoso dalam dua persoalan yang berbeda Yakni dugaan pencemaran nama baik dan dugaan pencurian dokumen partai.

"Pasti akan ada sanksi berupa pemecatan. Sebab aksinya (Sulkarnaen) sudah membuat kegaduhan. Namun ada prosesnya, ada juklaknya yang harus diikuti. Nantinya kita akan kirim surat dulu ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat)," kata Santoso di Jakarta, Rabu (7/8).

Menurut Santoso, sanksi keras tersebut diambil pihaknya lantaran upaya mediasi sebelumnya tidak mendapat respon positif. [dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11