Megawati: Fenomena Disintegrasi Alasan Kongres PDI-P Dipercepat

Politik  KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 15:29:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Megawati: Fenomena Disintegrasi Alasan Kongres PDI-P Dipercepat

Kongres V PDIP di Bali/ist

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa, munculnya  fenomena disintegrasi bangsa yang  secara sistematis pada Pemilu 2019 merupakan salah  satu alasan Kongres PDI-P dipercepat.

Alasan tersebut disampaikan Mega dalam pidato politiknya di Kongres V PDI-P yang berlangsung di Hotel Inna Grand Inna Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, Kamis (8/8).

"Menurut kajian dari Pusat Analisa dan Pengendali Situasi Partai PDI Perjuangan memperlihatkan satu fenomena disintegrasi bangsa yang  muncul secara sistematis pada Pemilu 2019. Fenomena tersebut hampir saja mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

Bagi PDI Perjuangan, lanjut dia, hal ini merupakan suatu isu serius yang tidak boleh diabaikan. Partainya memiliki kesadaran penuh, bahwa persatuan dan kesatuan adalah syarat mutlak bagi suatu bangsa. Tidak ada satu pun kebaikan yang dapat dicapai oleh bangsa ini, jika terjadi perpecahan, jika terjadi "perang saudara".

"Atas pertimbangan tersebut, maka Kongres Partai diputuskan untuk dipercepat. Sikap politik Partai, langkah dan strategi Partai, terutama menyangkut upaya mencegah disintegrasi bangsa, harus diputuskan di dalam rapat tertinggi partai, yang dinamakan Kongres Partai," kata Mega

Menurutnya, jika fenomena disintegrasi pada Pemilu 2019, justru menguat di Pilkada Serentak 2020, maka itu akan dapat menjadi air bah yang tak terbendung.

"Jika hal itu terjadi, lalu apa makna dan faedah kemenangan pemilihan umum bagi rakyat, bangsa dan negara," kata Mega.

"Kader banteng tidak boleh berprinsip asal menang, lalu mainkan metode teror dan propaganda kebencian dan fitnah. Seolah kebenaran personal dan kelompok adalah kebenaran yang absolut. Strategi seperti itu jelas membahayakan keutuhan bangsa," ujar Mega. [rah]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19