Kantor Pusat Kedua Grab Dapat Cegah Brain Drain Anak Bangsa Hengkang Ke Luar Negeri

Ekonomi  MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 , 21:56:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Kantor Pusat Kedua Grab Dapat Cegah <i>Brain Drain</i> Anak Bangsa Hengkang Ke Luar Negeri

Foto Ilustrasi/net

Pembukaan kantor kedua Grab di Indonesia dapat mencegah brain drain anak bangsa ke luar negeri. Apa lagi kantor pusat kedua akan ini menjadi pusat inovasi berbasis penelitian dan pengembangan serta menjadi pusat operasional GrabFood di seluruh Asia Tenggara.

"Talenta berkualitas tinggi ini seperti air yang fluid untuk berpindah lintas batas negara. Nah, saya melihat investasi besar di sektor teknologi seperti pembukaan kantor pusat kedua Grab ini bisa menjadi magnet kuat untuk menarik SDM dengan skill level global untuk tetap bekerja di Indonesia dengan kualitas pekerjaan dan quality of life setara di kantor pusat perusahaan global," kata ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Berly Martawardaya dalam keterangan tertulisa yang diterima redaksi, Minggu (11/8).

Demua pihak, lanjutnya, tidak hanya pemerintah, namun juga dunia bisnis harus bersama-sama menciptakan situasi kondusif agar talenta berkualitas tinggi tetap tinggal di Indonesia dan memberi nilai tambah bagi perekonomian negeri ini.
 
Menurut Berly, yang dicari high skilled worker khususnya milenial bukan hanya pendapatan tapi tantangan intelektual dan kreativitas.

"Apalagi bagi kaum milenial, pekerjaan harus memberi makna bagi hidup mereka. Kaum milenial banyak yang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dan menginisiasi perubahan riil," ujar dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini.
 
Alumnus University of Siena, Italia ini mengamati bahwa di kantor pusat kedua Grab nanti, walaupun bekerja di Jakarta, tapi mereka terlibat dalam operasi GrabFood se-Asia Tenggara.

"Ini sangat positif karena memberi mereka pengalaman menjadi bagian dari tim multinasional dan berkolaborasi dengan profesional dari berbagai bidang ilmu," ujarnya. 

Sebagaimana diketahui,pembukaan kantor pusat kedua Grab di Indonesia merupakan salah satu bahasan yang mengemuka dalam pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Chairman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son, CEO Grab Anthony Tan, dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/7) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mendukung Grab menjadi unicorn ke-5 di Indonesia.
 
Pembangunan kantor pusat kedua di Jakarta tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Grab di Indonesia. Kantor pusat kedua ini akan menjadi pusat inovasi berbasis penelitian dan pengembangan serta menjadi pusat operasional GrabFood di seluruh Asia Tenggara.
 
Kantor pusat kedua ini membuat Grab semakin mampu melayani kebutuhan unik konsumen di Indonesia. Kantor ini juga berfokus pada menciptakan solusi yang dapat mendukung pemberdayaan pengusaha kecil, seperti mitra GrabFood, serta agen dan pelanggan Kudo.
 
Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, Kantor pusat kedua di Jakarta akan memungkinkan mereka melayani kebutuhan Indonesia dengan lebih maksimal.

"Kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung realisasi lebih banyak perusahaan berbasis teknologi tinggi dan infrastruktur dari Indonesia," katanya. [rah]
 

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09