Jepang Bakal All Out Investasi di Sulsel, Ini Alasannya

Nusantara  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 , 07:35:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Jepang Bakal All Out Investasi di Sulsel, Ini Alasannya

Nurdin Abdullah dan Pengusaha Jepang

Jepang melalui para pengusahanya bakal all out berinvestasi di Provinsi Sulawes Selatan (Sulsel). Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) usai bertemu dengan para pengusaha Negeri Sakura tersebut dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi.

"Kita berharap Mr. Nurdin Abdullah ini presentasi kita di Indonesia untuk menjembatani hubungan Indonesia-Jepang," kata Ishii Masafumi seperti yang disampaikan NA dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu malam (11/8).

Menurut Ishii Masafumi, Nurdin Abdullah orang yang tidak pernah melupakan Jepang. Ia juga mengatakan bangga memiliki hubungan yang baik dengan Nurdin Abdullah.  

Dijelaskan Nurdin Abdullah, Jepang sangat menyadari bahwa peran alumni-alumni Jepang sangat besar terhadap hubungan kerjasama ekonomi Indonesia-Jepang.

"Alumni Jepang memang punya care terhadap Jepang, seperti Rahmat Gobel dan kebetulan juga saya juga alumni Jepang. Alhamdulillah setelah pulang dari Jepang waktu itu, kami bisa bermitra membangun pabrik dan sebagainya. Jaringan ini terus berkembang.  Saya dipercaya menjadi Bupati Bantaeng juga tak lepas dengan bantuan Jepang. mempercepat pembangunan di Bantaeng," kata pria yang meraih S2 Master of Agriculture Kyushu University, Jepang (1991) dan S3 Doktor Of Agriculture Kyushu University, Jepang (1994) ini.

Sekarang, saat dirinya terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Selatan, para pengusaha Jepang juga bertambah senang. Oleh sebab itu, lanjut Nurdin Abdullah, saat dirinya bertemu dengan Duta Besar Jepang,  para pengusaha tersebut langsung dikumpulkan.

"Mereka mengatakan, kalau dulu di Bantaeng bisa membangun, kita bisa suport secara penuh, mengapa di Sulawesi Selatan tidak? Maka, Duta Besar Jepang datang ke Makassar. Sempat bermalam dan saya jamu beliau," jelasnya.

"Saya memang menjelaskan bahwa masa depan Indonesia ada di Timur dan potensi di Timur ini sangat besar. Karena saya pakai bahasa Jepang, para presiden direktur perusahaan-perusahaan besar Jepang itu, sangat paham," katanya.

Dikatakan Nurdin Abdullah, beberapa perusahaan yang sudah memastikan akan beinvestasi di Sulawesi Selatan antara lain Marubeni, Sumitomo, dan Wajima. Khusus Wajima akan melakukan investasi di sektor budidaya ikan.

"Nilai konkrit belum ada, tapi yang pasti bisa sangat besar nilai investasinya dan akan sangat berpengaruh untuk Indonesia Timur," paparnya Abdullah.

Bahkan Konjen Jepang, Mr. Miyagawa, kata Nurdin Abdullah memiliki perhatian yang besar pada Indonesia.

"Saya bersama beliau hampir setiap pekan, berdiskusi, apa yang bisa bisa lakukan untuk menjalin kerjasama. Kita terus merumuskan apa yang kira-kira bisa kita dorong di Sulsel," tutupnya. [rah]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00