Ongen Tantang Anies Duduk Bareng PKS, Gerindra dan Ketua DPRD

Politik  SENIN, 12 AGUSTUS 2019 , 16:25:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ongen Tantang Anies Duduk Bareng PKS, Gerindra dan Ketua DPRD

Mohamad Ongen Sangaji/Net

Ketua Panitia khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) DKI Jakarta Mohamad Ongen Sangaji mengharapkan Gubernur DKI, Anies Baswedan tak perlu mendesak-desak dan menilai bahwa pemilihan DKI 2 gagal.

Ongen menilai Anies tak mengerti proses pembahasan aturan main atau draf tata tertib Pilwagub DKI yang telah rampung dibahas oleh Pansus.

Kata Ongen, sekarang persoalannya terletak pada piimpinan DPRD dan Partai Gerindra serta PKS yang belum ada titik temu secara politik.

"Anies tak perlu mendesak-desak DPRD DKI lah. Anies juga, tidak bisa satukan PKS dan Gerindra,” kata Ongen di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/8).

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta ini menjelaskan, semua aturan main sudah selesai. Sekarang, bola Wagub DKI ada di tangan pimpinan DPRD, Gerindra, dan PKS.

Karena itu, Anies diminta tak perlu bicara menuding Pansus dan DPRD DKI gagal memilih Wagub.

Anies saya tantang duduk bareng dengan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Ketua Gerindra DKI, dan Ketua PKS DKI. Ini aja Anies tak bisa,” tegas Ongen.

Menurut Ongen, molornya, penetapan Wagub juga akibat padatnya agenda Anggota DPRD DKI pada 2019. Mulai dari Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), sehingga mereka fokus menyelesaikan tugas partai.

Hal ini berbeda dengan Anies Baswedan yang tak memiliki beban pemenangan Pilpres dan Pileg.

Pak Anies kan tidak punya partai. Hanya diusung. Sekarang partai Pak Anies apa? Kan tidak ada. Jadi, tak perlu lah salahkan dewan dan desak-desak,” ujar Ongen.

Ongen mengungkapkan, DPRD DKI sedang fokus membahas APBD Perubahan 2019 yang mesti rampung pertengahan Agustus 2019.

Ongen juga mengaku bertanya-tanya kenapa baru beberapa hari terakhir Anies ikut medesak posisi Wagub.

Anies kemana saja kemarin. Ini ada apa,” tutup Ongen.[dod]

Komentar Pembaca