Anies Gubernur Akal Pikiran

Suara Rakyat  RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 14:22:00 WIB

Anies Gubernur Akal Pikiran

Anies Baswedan/Net

SUNGGUH bab demi bab yang diucapkan Rocky Gerung (Roger) dalam ILC edisi, Selasa, 13 Agustus 2019, mencapai klimaksnya tatkala ia menyatakan harusnya Jakarta dalam kepimimpinan Anies Baswedan menjadi Gubernur akal pikiran bukan seperti Ahok Gubernur mulut.

Tema ILC yang remeh temeh sebetulnya dari tema ILC yang ada. Tapi Roger dugaan saya, menyempatkan hadir karena ada sesuatu yang penting harus ia sampaikan. Ia pake siasat memanfaatkan satu momentum baginya menyampaikan itu langsung di hadapan Anies dan jutaan pasang mata rakyat Indonesia menjadi saksi.

Menyoal Anies Gubernur Akal Pikiran

Roger malam tadi bicara penuh perspektif. Ia bukan badut seperti klaim politisi dungu. Roger bukan saja mampu membedah adanya suatu koordinator bullying pada sosok Anies dan secara ilmiah itu dapat dibuktikan.

Namun ia juga menyampaikan yang lebih penting yaitu harapannya agar Jakarta segera melakukan positioning sebagai Kota Proklamator di dunia. Kota peradaban Indonesia. Anies punya potensi itu karena ia Gubernur Akal.

Roger lebih jauh melihat potensi Anies dengan para dedicatedteamnya untuk lebih serius melakukan perubahan kota Jakarta sebagai kota sejarah. Karena di Jakarta banyak noktah-noktah sejarah peradaban menjadi Indonesia.

Ada 23 janji politik Anies. Salah satunya agar Jakarta menjadi pusat kebudayaan. Dalam dua tiga tahun ini Anies berkarya dipengendalian harga sembako dan transportasi serta terbaru soal sampah publik. Kita harus apresiasi.

Namun dalam hal menjadikan Jakarta barometer kota budaya perlu diperkuat dengan sisa waktu kepemimpinan yang ada. Masih banyak legacy masjid-masjid di Jakarta yang tak terurus yayasan terdahulu. Masih ada sejarah yang terkubur di awal kita merdeka.

Apakah ini hoax? Oh tidak. Mesjid di Kampung Jami Kampung Baru Bandengan Selatan tempat saya lahir misalnya. Itu warisan budaya dalam dokumen pendiriannya belum tersentuh pemprov sedangkan yayasan pendiri para habaib terdahulu tidak mengurusnya lagi.

Terkait harapan Roger, soal Rumah Soekarno. Proklamasi didengungkan rumah Pegangsaan Menteng, kini hanya menjadi patung Soekarno Hatta.

Apakah saya hanya menulis? Tentu tidak. Beberapa sudah disampaikan secara prosedur via proposal. Namun kita positif thinking mungkin Anies masih sibuk dengan karya-karya yang lain.

Belum prioritas karya menjadikan kota Jakarta menjadi kota budaya dan sejarah. Apa yang disampaikan Roger mewakili harapan saya dan pejuang Jakarta kota budaya. Rocky you are Rock![dod]

Soemantri Hassan Pemerhati Kebijakan Publik

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37