Ketika Haji Lulung Ngetop Gara-gara Bully

Politik  KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 , 16:00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketika Haji Lulung Ngetop Gara-gara Bully

Meme Haji Lulung/Net

Politisi Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengenang kisah dukanya selama menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta hingga akhirnya non-aktif karena ditetapkan sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilihan Legislatif 2019.

Salah satu pengalaman duka itu yakni soal kasus uninterruptible power supply (UPS).

Pengadaan alat UPS diketahui merupakan salah satu program pada APBD Perubahan 2014 atau era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Program pengadaan UPS menjadi masalah karena dinilai tidak diperlukan oleh sekolah-sekolah.

Selain itu, harga UPS dinilai terlalu mahal dari harga asli. Lulung sempat diperiksa berkali-kali oleh Bareskrim Polri karena kasus itu.

Hal itu karena Lulung dulu merupakan koordinator Komisi E, komisi yang memasukkan anggaran pengadaan alat UPS tersebut.

Hal itu menjadi duka bagi Lulung karena kasus UPS hampir menjeratnya.

"Lima tahun kemarin dari 2014, perjalanan yang hampir mengalami pengalaman duka. Ada kasus UPS yang hampir saja menjerat saya, semua orang enggak percaya kalau saya tidak terlibat," kata Lulung di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (15/8).

Karena kasus UPS, Lulung mengaku banyak menerima kritik dari masyarakat. Dia juga dibully di media sosial.

"Saya adalah korban meme, korban hoaks, korban meme pertama di Republik Indonesia ini. Tapi sekarang alhamdulillah, saya melihat orang sudah biasa," kata politisi PAN ini. Peristiwa bully yang menima Lulung tersebut berlangsung selama sepekan pada Maret 2015.

Ketika itu media sosial diramaikan dengan #savehajilulung. Bahkan nama Lulung sampai trending topic di Twitter.

"Bully berlangsung hampir satu minggu. Saya rasakan hanya saya satu-satunya politisi di bully hingga terkenal sedunia," kenang Lulung.

Meski begitu, Lulung mengaku menyikapinya dengan tenang. Karena jadi korban bully merupakan resiko pejabat publik.

"Saya tidak pernah dendam sampai sekarang. Karena saya beranggapan meme-meme yang beredar di media sosial adalah bagian dari kreativitas para netizen," ungkap Lulung.

Menurut dia, yang terpenting adalah yang dituduhkan netizen terhadapnya tak terbukti.

"Saya dituduh preman tidak terbukti. Saya dituduh begal APBD juga tidak terbukti. Biarkan semua waktu yang menjawab saya berkeyakinan masih punya Allah. Karena menurut saya Allah Maha Benar yang benar pasti benar," tegas Lulung.

Saya tampilkan salah satu meme yang buat saya paling berkesan ketika rambut saya di bilang mirip dengan gedung DPR. Saya hanya berdoa semoga suatu saat saya menjadi anggota DPR RI. Alhamdulillah Allah Ta’ala mengabulkan doa saya menjadi anggota DPR RI periode 2019-2024. Yakinlah doa orang yang terdzalimi akan dikabulkan oleh Allah SWT,” pungkas Lulung.[dod]

Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09