Triwulan Kedua, Kondisi Makro Ekonomi Pemprov DKI Turun

Ekonomi  SABTU, 17 AGUSTUS 2019 , 10:27:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Triwulan Kedua, Kondisi Makro Ekonomi Pemprov DKI Turun

Anies Baswedan/Net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan evaluasi capaian realisasi ekonomi makro provinsi DKI Jakarta dalam sidang paripurna penyampaian Rancangan Anggaran Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019.

Dalam sidang tersebut, menjelaskan ada tiga indikator yang mempengaruhi perkembangan ekonomi makro.

Pertama pertumbuhan ekonomi, dimana terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama ke triwulan kedua itu.

"Pada triwulan I 2019, ekonomi Provinsi DKI Jakarta tumbuh sebesar 6,23 persen, sementara pada triwulan II 2019 turun menjadi 5,71 persen. Realisasi pertumbuhan ekonomi ini lebih rendah dibandingkan proyeksi lebih rendah pertumbuhan pada Penetapan APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar 6,60 persen," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (16/8).

Indikator kedua yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi makro di DKI Jakarta adalah inflasi.

"Sedangkan, inflasi pada Triwulan I 2019 tercatat sebesar 3,01 persen dan pada Triwulan I 2019 meningkat menjadi 3,49 persen. Realisasi inflasi ini lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi Penetapan APBD Tahun Anggaran 2019 sebesar 3,60 persen," tambah Anies.

Lalu indikator ketiga adalah adanya pengaruh nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, dan bisa jadi naik turunnya nilai tukar juga disebabkan oleh kontestasi Pemilihan Umum 2019 yang dilakukan pada triwulan ke dua pada April 2019 lalu.

"Indikator makro lainnya yaitu nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika. Nilai tukar Rupiah saat ini berada di atas angka Rp 14.000 per dollar Amerika, lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi nilai tukar pada Penetapan APBD, yang berada pada kisaran Rp.13.500- 13.700 per dollar Amerika," tutup Anies.

Atas temuan realisasi makro ekonomi tersebut, Anies menjelaskan rencana perubahan APBD yang salah satunya meliputi asumsi makro ekonomi.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37