Ada Video Salib Bikin Geger, Ini Klarifikasi Ustadz Somad

Polhukam  MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 , 09:32:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Ada Video Salib Bikin Geger, Ini Klarifikasi Ustadz Somad

Ustadz Abdul Somad/Ist

Ustadz Abdul Somad yang tengah mendalami studi doktoral di Sudan masih bersedia menanggapi isu rekaman video yang tengah viral. Malah beredar kabar Ustadz Somad dipolisikan.

Soal video viral mengenai lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung itu, Ustadz Somad menjelaskan video tersebut adalah rekaman tanya-jawab lebih dari tiga tahun silam. Dia bilang, sesi tanya-jawab berlangsung dalam kajian tertutup di suatu masjid di Pekanbaru, Riau.

"Saya menjawab pertanyaan jamaah dalam kajian tertutup yang diadakan di Masjid Agung an-Nur Pekanbaru. Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV," ungkap Ustadz Somad, Sabtu (17/8).

Dia bilang, kajian itu berjadwal tiap Sabtu pada waktu subuh. Karena sifatnya tertutup, hanya kaum Muslimin saja yang hadir. Ustadz Somad pun mengungkapkan sudah lebih dari tiga tahun ia tak lagi mengisi pengajian subuh di masjid agung itu.

Toh dalam satu sesi yang terekam, UAS menjelaskan antara lain ihwal kedudukan Nabi Isa AS. Lantas ia menyampaikan penjelasan mengenai soal patung dan jin.

Maksudnya, kata Ustadz Somad, agar hadirin dapat memahami bagaimana ajaran tauhid dan syariat Islam memandang Nabi Isa AS, hukum memiliki patung, dan makhluk bernama jin. Jadi, tujuannya hanya memberikan pemahaman keilmuan.

"Ada orang islam yang memotong-motong video itu. Dia memposting. Tujuannya supaya orang paham tentang hukum patung. Jadi, ini untuk internal saja (umat Islam --Red)," tegas alumnus Universitas al-Azhar, Mesir itu.

Walhasil Somad mafhum video tersebut tersebar melalui jejaring internet. Karena itu, katanya, orang-orang non-Muslim pun mungkin saja mengaksesnya. Padahal, sekali lagi, sasaran dakwahnya semata-mata adalah kaum Muslimin.

"Video itu sampai ke grup Katolik. Mereka posting di instagram-instagram mereka, jadi ramai," kata Somad.

Di sisi lain beredar kabar sekelompok orang atas nama Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan Ustadz Somad ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT pada Sabtu (17/8).

Brigade Meo beralasan Ustadz Somad diduga telah menghina lambang-lambang agama Kristen dan Katolik, seperti salib dan patung, sebagaimana terekam dalam video yang tersebar via media sosial.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37