Walikota Sibolga: Saya Mengimbau, Kok Dipelintir Rasis?

Nusantara  SENIN, 19 AGUSTUS 2019 , 14:32:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Walikota Sibolga: Saya Mengimbau, Kok Dipelintir Rasis?

Syarfi Hutahuruk/Net

Kekesalan Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk kepada warganya yang mengabaikan imbauan untuk mengibarkan bendera pada bulan kemerdekaan Agustus mendapat reaksi yang ekstrim dari sekelompok orang.

Tak, tanggung-tanggung, julukan "Walikota Rasis" pun kemudian diarahkan kepada Syarfi.

"Sebagai kepala daerah, saya menjalankan amanah Pemerintah Pusat dan juga Gubernur, terkait edaran untuk menaikkan bendera Merah putih di depan setiap rumah/kantor/tempat usaha dan gedung-gedung lainnya, mulai tanggal 1 sd 31 Agustus 2019, dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Ke-74 RI. Kemudian kepada seluruh warga Sibolga, saya tindak lanjuti edaran Pemerintah Pusat dan Gubernur tersebut, melalui edaran saya selaku Walikota," terang Syafri, seperti dilansir Antaranews.com, Senin (19/8).

Kekesalan Syarfi berujung pada curhatannya kepada wartawan.

Syarfi menceritakan pangkal kekesalannya. Dikatakan Syarfi, untuk memastikan warganya menjalankan imbauan tersebut, Syarfi melakukan monitoring berkeliling seputaran kota Sibolga.

Adanya warga yang tak mengikuti imbauan untuk memasang bendera kemudian menjadi pangkal kekesalan Walikota.

"Selaku kepala daerah di Kota Sibolga, apakah kekesalan saya itu berlebihan?" tanya Syarfi.

Syarfi juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang rasis seperti yang dituduhkan.

Tentulah, lanjut mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, dirinya telah melewati berbagai pelatihan tentang nasionalisme, penataran kewaspadaan Nasional dan Suspadnas, Kursus kewaspadaan Nasional, serta berbagai kegiatan bela negara tingkat Nasional.

"Jadi jangan dipelintir kekesalan dan kemarahan saya kepada pihak-pihak yang enggan menaikkan bendera. Sekali lagi saya Merah Putih dan anti rasis," demikian Syarfi.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37