Formappi: Tugas DPRD Melayani Bukan Pamer Pin Emas

Politik  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 18:38:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Formappi: Tugas DPRD Melayani Bukan Pamer Pin Emas

Lambang DPRD DKI Jakarta/Ist

Pengadaan pin emas senilai Rp1,3 miliar untuk 106 Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 memperoleh kritik keras dari Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus. Lucius. Ia menilai pengadaan pin tersebut cuma menghabiskan duit negara.

"Saya kira ini buang-buang anggaran ya," kata Lucius saat dikonfirmasi, Selasa (20/8).

Menurut Lucius, tugas dan kewenangan anggota DPRD adalah mewakili dan melayani masyarakat, bukan berdandan.

"Kesibukan DPRD untuk mendandani diri, terkadang membuat mereka lupa akan peran mereka sebenarnya," ujar Lucius.

"Mereka dikenal orang bukan dari aksesori mahal dan fasilitas mewah yang digunakan. Tapi oleh hasil kerja yang berkualitas dan diperlukan rakyat. Mestinya paradigma itu harus dibalikkan dengan kinerja bagus walau dengan tampilan apa adanya," tutupnya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp 1,3 miliar guna pengadaan atribut bagi anggota DPRD terpilih periode 2019 - 2024.

Duit miliaran rupiah tersebut diperuntukkan buat pengadaan pin emas, yang nantinya ditempelkan pada baju Anggota DPRD.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta Muhammad Yuliadi mengatakan, nantinya, untuk setiap anggota DPRD, baik pimpinan atau anggota fraksi dan komisi mendapatkan dua pin emas.

"Masing - masing mendapatkan dua pin seberat 7 gram dan 5 gram dari emas 22 karat," kata Yuliadi saat dikonfirmasi Selasa (20/8).

Anggota DPRD periode 2019 - 2024 berjumlah 106 anggota. Bila diperhitungkan maka dibutuhkan 212 pin untuk keseluruhan angota dewan.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11