Organda Tak Setuju Taksi Online Bebas Lewat Ganjil Genap

Jakarta  SELASA, 20 AGUSTUS 2019 , 21:18:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Organda  Tak Setuju Taksi Online Bebas Lewat Ganjil Genap

Kawasan ganjil genap/Net

Desakan agar tak online tak terkena aturan perluasan ganjil genap memperoleh penolakan dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan mengatakan, tak ada alasan kuat taksi online memperoleh pengecualian kebijakan ganjil-genap.

"Saya tetap mendukung kebijakan dari gubernur ya. Sementara daring itu bukan angkutan umum. Undang - undang menyebutkan angkutan umum itu berplat kuning," kata Shafruhan Sinungan, saat dikonfirmasi, Selasa (20/8).

Awal mula permasalahan ini mengemuka saat Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyatakan, bahwa taksi online termasuk kategori angkutan umum.

"Saya kecewa dengan sikap Menhub yang tidak mendukung kebijakan Jakarta. Karena Jakarta memiliki masalah tersendiri, itu maksud saya," ujar Shafruhan.

"Pak Menteri Perhubungan mengajukan permohonan kepada gubernur untuk membuat kebijakan itu. Kebijakan ganjil genap sendiri diambil dalam rangka mengurangi polusi udara di Jakarta yang luar biasa," tutup Shafruhan.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00

Penyuluhan Corona Di CFD

Penyuluhan Corona Di CFD

MINGGU, 08 MARET 2020 , 08:59:00