UNHCR Jangan Tinggal Diam Terhadap 1.192 Pencari Suaka di Gedung Eks Kodim

Polhukam  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 07:20:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

UNHCR Jangan Tinggal Diam Terhadap 1.192 Pencari Suaka di Gedung Eks Kodim

Prasetio Edi Marsudi/Ist

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi meminta pihak United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR) agar menyelesaikan masalah terkait pencari suaka.

Masalahnya sebanyak 1.192 WNA pencari suaka yang saat ini berada di lahan eks Kodim Kalideres, Jakarta Barat hanya diberikan tenggat waktu sampai 31 Agustus 2019 mendatang.

"Saya kan minta penjelasan dari UNHCR karena sudah banyak sekali laporan masyarakat yang terganggu dengan keberadaan mereka (pencari suaka). Sebab mereka kita sudah bantu selama 41 hari dengan sifat kemanusiaan. Saya minta pada pihak UNHCR bagaimana setelah 31 Agustus?," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Apalagi bantuan berupa makanan yang disalurkan oleh Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Barat, dua kali sehari diberikan bagi para pengungai sejak 11 Juli 2019 lalu, akan dihentikan mulai hari ini.

"Bantuan dari kita makanan selesai hari ini terakhir, jadi mulai besok sampai 31 Agustus kita gak beri makanan lagi," ujar Syarif, selaku Perwakilan Sudinsos Jakarta Barat.

Dikesempatan lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri mengaku khawatir bila UNHCR tidak mengambil sikap dalam waktu yang cepat, karena bila tidak takut ada gejolak sosial yang terjadi.

"Situasi sekarang sudah kurang kondusif, takut menimbulkan gejolak sosial. Apalagi menurut kesehatan, sudah tidak layak lagi tempat itu. Limbah juga sudah meluap sehingga warga sekitar merasa tidak nyaman," jelas Taufan.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37