Ada Campur Tangan Aktivis HAM, Aliran Listrik Apartemen Kemayoran Akhirnya Nyala

Peristiwa  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 14:12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ada Campur Tangan Aktivis HAM, Aliran Listrik Apartemen Kemayoran Akhirnya Nyala

Haris Azhar/Ist

Penghuni Apartemen Mediteriana Palace Kemayoran, Jakarta Pusat akhirnya bisa bernafas lega setelah aliran listrik hunian mereka kembali menyala.

Pasalnya, aliran listrik hunian mereka dipadamkan oleh pengelola apartemen selama 30 hari.

Adalah aktivis hak azasi manusia (HAM) Haris Azhar yang ikut andil dalam menyalakan aliran listrik penghuni apartemen.

Haris datang ke Apartemen Mediteriana Palace Kemayoran pada Rabu (21/8) malam, sekitar pukul 19:30 Wib. Saat itu warga apartemen sedang berkumpul berdiskusi dengan aparat Pemprov DKI.

Dihadapan warga, Haris kemudian menyampaikan, bahwa tindakan pengelola yang mematikan listrik dengan sepihak sudah masuk dalam ranah melanggar hak asasi.

"Ini sudah melanggar hak asasi, apalagi warga yang listriknya dimatikan sebenarnya sudah membayar kewajiban mereka. Ini tidak bisa didiamkan berlarut-larut. Karena kalau dibiarkan terus, warga tidak bisa memenuhi kehidupannya sehari-hari. Mulai dari mandi, makan dan yang lainnya," kata Haris.

Bahkan Haris menyinggung peran Pemprov DKI yang terkesan membiarkan warganya menderita selama 30 hari karena aliran listriknya dimatikan.

"Mana peran Gubernur Jakarta yang katanya punya slogan "Maju Kotanya, Bahagia Warganya"? Kok ada warganya menderita karena listriknya dimatikan didiamkan sampai 30 hari. Berarti slogan bahagia warganya itu hanya omong doang alias omdo,," tegas Haris.

Haris akhirnya, ditemani pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) beserta warga menuju ruang gardu listrik lantai bawah apartemen, untuk menyalakan listrik warga yang mati.

Sebelumnya, Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P. Nugroho mengatakan, telah terjadi pemutusan aliran listrik dan air selama 25 hari terakhir. Akibatnya, 500 penghuni dan 10 pengurus baru P3SRS jadi korban.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37