Anies Minta Warga Jakarta Hemat Air

Jakarta  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 07:46:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Anies Minta Warga Jakarta Hemat Air

Anies Baswedan/Net

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak warga menghemat air dalam menghadapi masalah kekeringan mulai melanda wilayah ibukota dan sekitarnya.

"Mengantisipasi soal ancaman kemarau panjang yang akan dihadapi oleh berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di belahan barat Pulau Jawa. Ini tantangan climate change, jadi kita mengalami ini semua. Karena itu di seluruh, tidak hanya Jakarta, saya rasa siapapun sudah harus lebih hemat dalam penggunaan air," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

Bukan hanya penghematan air, mengatasi kemarau panjang menurut Anies juga dilakukan dengan pengelolaan saluran air.

Sehingga air yang dialirkan bisa digunakan kembali setelah dipakai.

"Apapun kegiatan kita, sebisa mungkin lebih hemat dalam penggunaan air. Kedua adalah gunakan saluran-saluran untuk mengolah air dengan baik sehingga air itu bisa dipakai kembali," tutup Anies.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II Tangerang Selatan, Banten, melaporkan peringatan dini kekeringan meteorologis. Berdasarkan analisis BMKG, seluruh zona musim di Banten dan DKI Jakarta telah memasuki musim kemarau dan diperlukan kewaspadaan dari masyarakat terkait ancaman bencana kekeringan.

Kondisi kemarau kali ini dinilai berdampak pada sektor pertanian yang menggunakan sistem tadah hujan, perngurangan ketersediaan air tanah, kelangkaan air bersih hingga meningkatnya polusi udara di wilayah Banten dan DKI Jakarta.

BMKG pada Rabu (21/8) data menunjukkan, sebagian besar wilayah Banten dan DKI Jakarta mengalami deret hari kering lebih dari 20 hari hingga lebih dari 60 hari. Prakiraan peluang curah hujan pada dasarian III Agustus dan dasarian I September 2019 menunjukkan beberapa daerah akan mengalami curah hujan yang sangat rendah dengan peluang lebih dari 90 persen. [dod]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19