Calon Ketua RW Incumbent Klarifikasi Soal Dugaan Pelanggaran Pergub 171

Jakarta  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 16:50:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Calon Ketua RW Incumbent Klarifikasi Soal Dugaan Pelanggaran Pergub 171

Sosialisasi pemilihan bakal calon Ketua RW 02 Roa Malaka/Ist

Ketua RW 02 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Wiyono Djaya, membantah ada pelanggaran Pergub DKI Jakarta No 171 Tahun 2016 tentang Pedoman Rukun Tetangga dan Rukun Warga di wilayahnya.

Tuduhan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Ayung yang mengaku juru bicara warga RW 02 Kelurahan Roa Malaka.

"Kalau kita mau bicara masalah Pergub 171, itu kan semua adanya di panitia. Saya kan cuma sebatas sebagai peserta calon Ketua RW. Ya kita ikuti saja," kata Wiyono Djaya melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita RMOL Jakarta, Jumat (23/8).

Wiyono mengaku seringkali mendapat tuduhan miring oleh calon yang ingin menggantikannya dalam setiap pemilihan Ketua RW.

"Tuduhan-tuduhan seperti itu sangat disayangkan. Pendapat kita boleh beda tapi jangan sampai menyudutkan seseorang," kata Wiyono.

Wiyono juga mengajak calon yang ingin menggantikan dirinya sebagai Ketua RW untuk tidak melakukan cara yang tidak sehat.

"Ayolah kita sama-sama. Jangan menyudutkan oranglah, tidak baik. Lakukanlah pemilihan yang adil, biar kita semua warga RW 02 Roa Malaka juga bisa merasakan," ujar Wiyono.

Wiyono juga membantah bahwa dirinya tidak transparan soal laporan pertanggungjawaban (Lpj) selama menjabat Ketua RW 02.

"Sebenarnya kami sudah melakukan keterbukaan dengan adanya struktur kepengurusan dan bendahara kami berjalan. Setiap bulan kami adakan rapat evaluasi pengurus RW. Dan setiap bulan bendahara kami menempelkan Lpj tersebut di Sekretariat RW," tegas Wiyono.

Wiyono mengatakan, masalah jabatannya sebagai ketua RW juga tidak tepat dipermasalahkan. Sebab sudah mengikuti aturan pada saat Panitia Peremajaan Pemilihan Bakal Calon (PPBC).

"Pastinya mengacu pada pergub. Proses daftar pencalonan bakal calon Ketua RW juga disosialisasikan. Saya rasa tuduhan tidak sosialisasi itu juga tidak benar. Soalnya setiap Ketua RT menempelkan di tempat sekretariatnya masing-masing," demikian Wiyono.

Sebelumnya, sejumlah warga RW 02 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat berencana mengadukan permasalahannya ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mereka akan mengadukan terjadinya pelanggaran Pergub DKI Jakarta No 171 Tahun 2016 tentang Pedoman Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

"Kita berharap Pak Gubernur mau turun tangan, karena penilihan RW 02 diduga melanggar Pergub DKI Jakarta No 171 Tahun 2016 dan sarat kecurangan," kata juru bicara Warga RW 02 Kelurahan Roa Malaka, Ayung, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/8).

Ayung mengatakan, di lingkungannya sedang dalam tahapan pemilihan Ketua RW yang diikuti dua calon, yakni Wiyono Djaya dan Jonson Tjandra.

Wiyono Djaya merupakan calon Ketua RW incumbent yang sudah menjabat sejak 1997 hingga April 2019.

"Ini salah satu pelanggarannya. Dimana dalam aturan Pergub 171/2016 batas jabatan Ketua RW hanya dua periode," ujar Ayung.

Pendaftaran calon Ketua RW 02 dibuka pada 19-21 Agustus 2019. Namun sayangnya proses demokrasi tersebut dinilai minim sosialisasi.

Panitia pemilihan Ketua RW 02 dipimpin Sekretaris Kelurahan Roa Malaka Danur Sasono.

"Bahkan Lpj selama Wiyono Djaya menjabat dan harus diumumkan tiap enam bulan sekali kepada masyarakat tidak pernah ada," tegas Ayung.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37