HIPMI Harus Hadir Sebagai Lokomotif Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan

Ekonomi  JUM'AT, 23 AGUSTUS 2019 , 20:30:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

HIPMI Harus Hadir Sebagai Lokomotif Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan

Debat Caketum HIPMI di Bali/ist

Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia berharap Ketum HIPMI mendatang dapat melanjutkan program yang telah dirancang pemimpin sebelumnya. Ia juga meminta HIPMI harus hadir sebagai lokomotif pembangunan perekonomian yang berkeadilan.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi proses seleksi Calon Ketua (Caketum) HIPMI yang saat ini masih terus berlangsung hingga pelaksanaan Munas HIPMI pada 16 September 2019 mendatang.

"Para calon Ketum diharapkan dapat memahami pentingnya melanjutkan program yang telah dirancang sebelumnya, karena HIPMI harus hadir sebagai lokomotif pembangunan perekonomian yang berkeadilan," katanya dalam keterang tertulis yang diterima redaksi, Jumat (23/8).

"Persaingan pasar bebas ke depan Indonesia memerlukan kondisi ekonomi yang handal dalam memenangkan persaingan global, untuk itu seluruh jajaran HIPMI harus lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan bisnisnya," tambah dia.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI ke-XVI, Anggawira mengatakan, pihaknya telah merancang beberapa acara debat terbuka sebagai bagian dari proses pemilihan Caketum.

"Alhamdulillah, Selasa (21/8) lalu kita telah menggelar debat terbuka kedua dengan tema Menyiapkan Peran HIPMI sebagai Lokomotif Pembagunan Ekonomi yang Berkeadilan," ungkap dia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali itu merupakan bagian proses menuju Munas. Di acara ini 4 calon Caketum telah mengeksplorasi jawaban-jawaban baik itu persoalan internal HIPMI maupun ekonomi nasional dengan disaksikan para Ketua HIPMI Daerah.

"Debat menghadirkan beberapa panelis antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Trisno Nugroho, Wakil Rektor Undiknas Bali, Ni Wayan Widniasthini, Ketua Umum BPP HIPMI 2011-2014, Raja Sapta Oktohari, dan saya sendiri," katanya.
 
Debat yang dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati itu dibagi dalam 4 sesi yaitu pemaparan visi misi masing-masing Caketum, Caketum menjawab pertanyaan dari para panelis, Caketum saling bertanya satu sama lain dan diakhiri oleh pertanyaan dari Ketua Umum BPP kepada para Caketum mengenai kiat-kiat yang akan dilakukan apabila terpilih menjadi Ketua Umum dalam tiga tahun kedepan. 

"Saya berharap proses Munas ini benar-benar dapat menjadi sarana seleksi kepemimpinan di HIPMI untuk menjadi lebih baik lagi," tandas dia. [rah] 


Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37