Bronjong Dipasang di Bundaran HI, Gembong: Di Wonogiri Untuk Nahan Longsor

Jakarta  SABTU, 24 AGUSTUS 2019 , 18:59:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA

Bronjong Dipasang di Bundaran HI, Gembong: Di Wonogiri Untuk Nahan Longsor

Gembong Warsono/Net

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengkritik pemasangan batu bronjong atau instalasi Gabio di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat dengan anggaran Rp 150 juta.

Gembong mengaku gagal paham dengan ide Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memasang instalasi Gabion di tempat bekas instalasi Getah Getih di Bundaran HI.

"Ya saya gagal paham memahami itu. Artinya itu maksudnya apa? Apakah untuk instalasi seni atau apa kan kita nggak ngerti. Begini, ketika itu barang seni kita bisa menilai. Tapi itu kan kita enggak bisa menilai itu tumpukan batu gitu lho," kata Gembong saat dikonfirmasi, Sabtu (24/8).

Bila dilihat dari kegunaaannya, Gembong justru menilai bila batu itu biasanya dipakai untuk menahan longsor dan rob. Hal tersebut biasa dilihat di kampung halamanmya di Wonogiri, Jawa Tengah.

"Batu bronjong merupakan batu penahan longsor. Itu biasa digunakan di kampung halaman di Wonogiri. Maksud dari pemasangan bronjong (di HI) itu apa?" tambahhya.

Untuk itulah, dalam waktu dekat pihaknya bakal memanggil Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta dengan maksud untuk menanyakan kejelasan pemasangan instalasi tersebut.

Parahnya, kata Gembong, sebelum pemasangan batu bronjong, tidak ada komunikasi dengan DPRD DKI Jakarta.

"Nanti bakal ditanyain maksudnya apa gitu loh? Ini Ibukota negara cara sebagai ibukota negara tentunya kita harus menampilkan yang terbaik kan begitu dan harus juga mencerminkan bahwa apa yang kita tampilkan di tengah-tengah masyarakat itu betul-betul apa yang merupakan ide gagasan yang Brilian gitu lho," tutupnya.[dod]

Komentar Pembaca
Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37