Operasional Transjakarta Tak Terpengaruh Pemindahan Ibukota

Jakarta  KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 , 10:43:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Operasional Transjakarta Tak Terpengaruh Pemindahan Ibukota

Penumpang bus Transjakarta/Net

Operasional moda transportasi andalan Pemprov DKI Jakarta, bus Transjakarta dipastikan tak terpengaruh pemindahan ibukota negara ke Provinsi Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono di Jakarta, Kamis (29/8).

PT Transjakarta tetap akan mengembangkan Bus Transjakarta ke Jabodetabek meski ibukota akan dipindah ke Kalimantan Timur.

Pasalnya, Transjakarta sudah menjadi program Pemprov DKI Jakarta. Apalagi, Jakarta tetap menjadi pusat bisnis dan ekonomi di Indonesia.

Ibukota bisa di mana saja. Namun, bapak kota tetap di Jakarta,” kata Agung.

Agung mengatakan, pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan rencana pindah ibukota.

Sebab, kata Agung, banyak negara maju justru telah menerapkan pemisahan ibukota dengan pusat ekonomi bisnis, misalnya Amerika Serikat, Malaysia, hingga Australia.

Menurutnya, ibukota Amerika Serikat berada di Washington DC, tetapi setiap orang pasti ingin ke New York. Begitu pula dengan Australia yang memiliki pusat pemerintahan di Canberra, namun pusat bisnis di Sydney atau Melbourne.

Agung menambahkan Transjakarta tetap membutuhkan subsidi (public service obligation/PSO) dari pemerintah untuk kegiatan operasional setiap tahun. Sebagai informasi, Transjakarta menerima PSO sebesar Rp3,2 triliun yang diambil dari APBD DKI 2019.

Apalagi, Transjakarta telah merambah rute koridor 13 dan non-BRT ke wilayah mitra, misalnya Bekasi, Tangerang, dan Depok. Meski demikian, seluruh biaya operasional masih ditanggung oleh Pemprov DKI.[dod]

Komentar Pembaca