Kukuhkan Anggota PKPPI, Jimly Sebut Prospek Jasa Perpajakan Sangat Cerah

Ragam  SABTU, 31 AGUSTUS 2019 , 21:02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kukuhkan Anggota PKPPI, Jimly Sebut Prospek Jasa Perpajakan Sangat Cerah

Pengukuhan Perkumpulan Konsultan dan Pengacara Pajak Indonesia (PKPPI)/RMOL

Prospek jasa perpajakan di Indonesia sangat cerah dalam lima tahun ke depan. Diprediksi bakal banyak jasa pengacara pajak dibutuhkan oleh wajib pajak.

Demikian disampaikan pendiri Jimly School of Law and Government (JSLG), Prof Jimly Asshiddiqie usai mengukuhkan anggota Perkumpulan Konsultan dan Pengacara Pajak Indonesia (PKPPI) di Hotel Mercure, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (31/8).

Dalam acara Inaugurasi anggota PKPPI bertema The Tax Warriors Leadership "Kepemimpinan Dalam Penegakan Hukum Pajak Yang Berkeadilan" itu, Jimly menjadi keynote speech.

"Persoalan pajak dalam lima tahun ke depan akan banyak. Termasuk soal rule of the game-nya. Maka akan banyak tugas pengacara pajak dan ini sangat menantang," kata Jimly.

Jimly juga berpesan anggota PKPPI harus bekerja profesional. Sehingga bisa menjadi pengacara pajak yang bermutu dan berkualitas.

"Dalam lima tahun nanti pasti makin banyak klien yang butuh jasa saudara-saudara. Enggak usah rebutan, bagi-bagi saja," ungkap Jimly.

Di tempat yang sama, Ketua PKPPI, Huakanala Hubudi atau yang biasa dipanggil Rahul mengatakan, hari pengukuhan ini sangat bersejarah. "Hari ini adalah hari yang berbahagia serta bersejarah bagi PKPPI karena diadakan inaugurasi yang para pesertanya tidak hanya dari Jakarta, yang saat ini masih jadi ibukota, tapi juga dari 25 kota lebih yang ada di seluruh Nusantara tercinta ini," ucapnya.

Rahul menuturkan, para peserta yang menyebar di seluruh Nusantara tersebut merupakan aset dan bonus demografi yang dimiliki PKPPI sebagai rumah bersama para praktisi/pengacara pajak.

"Mari kita semua membangun rumah bersama ini sebagai suatu keluarga yang saling membahu, mendorong satu sama lain untuk berjuang bersama agar menjadi keluarga bahagia dan sejahtera," kata Rahul.

Rahul menyatakan, ke depan, anggota PKPPI akan menghadapi banyak tantangan khususnya di era revolusi 4.0 yang tentu di era itu semua bidang sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara termasuk bidang hukum mengalami transformasi digital yang sangat pesat.

"Semua menjadi terbuka, transparan," ia berucap.

Sementara itu, Ketua Panitia Inaugurasi Anggota PKPPI, Cornelys menambahkan, saat ini, Jimly School of Law and Government (JSLG) dan PKPPI membuka pendidikan khusus praktisi/pengacara untuk kuasa hukum pajak dan kepabeanan.

"Mereka yang lulus akan mendapat gelar Certified Tax Lawyer (CTL) dan yang di luar itu memperoleh gelar Certified Tax Approrer (CTA)," jelas Cornelys.

Dalam Inaugurasi itu, para peserta juga mendapat kuliah umum dari Wakil Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI, Dr. Wahyu Wibowo.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11