JPS: Usulan Anggota DPRD Dibantu 2 Tenaga Ahli Cuma Khayalan

Politik  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 16:04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

JPS: Usulan Anggota DPRD Dibantu 2 Tenaga Ahli Cuma Khayalan

Gedung DPRD DKI Jakarta/Net

Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS) M Syaiful Jihad menilai usulan Anggota DPRD DKI Jakarta dibantu dua orang tenaga ahli dalam melaksanakan tugas-tugasnya sulit terwujud.

"Usulan dewan dibantu dua tenaga ahli yang dibayar APBD itu cuma khalayan. Mereka mimpi," kata Syaiful di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/9).

Menurut Syaiful, keinginan para politisi Kebon Sirih itu terbentur Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD.

"Aturannya sudah terkunci. Satu tenaga ahli untuk setiap fraksi, tiga tenaga ahli untuk setiap AKD (aulat kelengkapan dewan). Bahkan pimpinan ketua dan empat wakil ketua yang jumlahnya lima orang hanya dibantu tiga tenaga ahli," ujar Syaiful.

Sebelumnya, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mendorong setiap wakil rakyat dibantu tenaga ahli.

"Idealnya ada dua, satu tenaga ahli yang memahami permasalahan di masyarakat dan satu lagi yang ahli di bidang hukum," kata Ima di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/9).

Menurut Ima, tenaga ahli juga diperlukan untuk menganalisis pengaduan terkait rancangan peraturan daerah (Raperda).

Ima menambahkan, sebelumnya terdapat asisten pribadi (aspri) yang membantu dewan menangani problem.

"Nantinya kalau ada tenaga ahli, rencananya itu akan dianggarkan," tutup Ima.

Untuk diketahui 'nyanyian' setuju untuk menghadirkan tenaga ahli di DPRD juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi dan Wakil Ketua sementara DPRD DKI Syarif.[dod]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN