Mundur Dari Jabatan Ketum PPM, Haji Lulung Teteskan Air Mata

Peristiwa  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 10:39:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mundur Dari Jabatan Ketum PPM, Haji Lulung Teteskan Air Mata

Haji Lulung/RMOL

Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang dikenal publik sebagai sosok yang tegar dan pemberani, ternyata tak kuasa menahan air matanya. Momen tersebut berlangsung dalam Munas Pemuda Panca Marga (PPM) X di Ballroom Virgo Hotel Swiss-Belinn Kemayoran, Jalan Benyamin Suaeb, Jakarta Pusat, Kamis (5/9) malam.

Dengan penuh jiwa besar, Haji Lulung mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Pemuda Panca Marga yang sudah dipegangnya selama delapan tahun.

Pelaksanaan Munas PPM X tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Bintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol Edi Setyo Budi Santoso.

Haji Lulung menjabat sebagai Ketua Umum PPM melalui Munas VIII untuk masa bakti 2011-2015. Kemudian, Lulung kembali terpilih menjadi Ketua Umum untuk periode kedua melalui Munas IX dengan masa bakti 2016-2020.

Haji Lulung mengatakan, pengunduran diri ini dilakukannya untuk meminimalisir terjadinya friksi-friksi yang terjadi antara PPM dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Ia menduga memang ada oknum di LVRI yang memang tidak mengharapkannya menjabat Ketua Umum PPM.

"Meski dengan rasa berat hati meninggalkan kawan-kawan di PPM, termasuk pengurus Markas Daerah di 34 provinsi yang hingga saat ini masih solid mendukung, saya menyatakan mundur. Terima kasih kepada seluruh jajaran PPM di Indonesia," kata Haji Lulung, penuh keharuan.

Haji Lulung menegaskan, AD/ART antara PPM dan LVRI adalah berbeda. Sehingga, sejatinya LVRI tidak bisa melakukan intervensi organisatoris.

"Kami menduga kuat pengurus Mada PPM juga diintimidasi untuk tidak mengakui saya sebagai Ketua Umum melalui surat resmi. Bahkan, LVRI berencana menggelar Munaslub PPM. Sangat tidak bisa dipahami. Munaslub itu sepertinya untuk lucu-lucuan saja karena legalitasnya patut dipertanyakan," ujar Haji Lulung.

Haji Lulung berharap, kepemimpinan PPM ke depan mampu melakukan rekonsiliasi atau pendekatan dengan baik dengan LVRI yang juga menjadi pembina PPM. Namun, jika hal itu tidak bisa dicapai dengan jalan musyawarah, tentu akan memungkinkan adanya langkah-langkah lanjutan.

"Saya ini jelas sudah dizalimi, dipresekusi, dan ada character assasination. Tapi, saya ingin PPM dan LVRI tetap rukun dan guyub," ungkap Haji Lulung.

Sementara, Ketua Mada PPM Kalimantan Barat, Aris menuturkan, seluruh Mada PPM selama ini sangat respek dengan kepemimpinan Haji Lulung. PPM semakin solid, kompak dan sangat merasa enjoy dengan kepemimpinannya.

"Beliau tidak hanya sekadar pemimpin, tapi juga bisa menjadi sahabat yang baik bagi kami. Sepak terjangnya sangat bagus. Kami sebetulnya justru mendukung kalau ada anggota PPM yang bisa terjun ke duania politik dan berhasil," ucap Aris.

Ia menambahkan, keberhasilan Haji Lulung hingga terpilih sebagai anggota DPR RI sebetulnya merupakan berkah bagi PPM yang harus disyukuri.

"Sepak terjang Haji Lulung sangat bagus. Beliau ini kami ibaratkan pohon yang sudah kami semai, namun saat akan berbuah ada pihak-pihak yang ingin menebangnya. Kami siap menggeruduk pelaksanaan Munaslub," tutup Aris.

Sebelumnya, Humas Munas PPM X Dony Kusuma mengakui bahwa agenda Munas PPM terbilang mendadak. Hal ini menyusul penetapan Haji Lulung menjadi Anggota DPR dari PAN sesuai keputusan KPU pada 31 Agustus 2019.

"Kami sebagai putra putri pejuang tentunya bangga melepas dengan hormat Bang Haji Lulung agar beliau berkonsentrasi dalam tugas yang lebih besar membela kepentingan rakyat di parlemen nanti," kata Dony melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Rabu (4/9).

Dony berharap agenda Munas PPM berjalan lancar dan regenerasi organisasi bisa berjalan dengan baik.

Menurut Dony, ada beberapa kader terbaik PPM yang siap maju menjadi kandidat Ketua Umum.

"Tinggal bagaimana nanti para pimpinan daerah memilih secara demokratis sesuai dengan AD/ART. Dan doakan agar Munas PPM bisa berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan silaturahmi," tutup Dony.[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11