Ruslian Manurung dan Andi Manurung Lolos Dari Hukuman Mati

Hukum  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 15:22:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ruslian Manurung dan Andi Manurung Lolos Dari Hukuman Mati

PN Rantauprapat/Net

Dua nelayan asal Kota Tanjung Balai, Ruslian Manurung dan Andi Manurung dijatuhi hukuman masing-masing 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat, Sumatera Utara. Keduanya terbukti bersalah dalam kasus perantara jual-beli narkotika jenis sabu antarnegara dari Malaysia.

Dalam putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu, Kamis (5/9), Ruslian dan Andi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penyelundupan narkotika golongan 1 (satu) dan dinyatakan melanggar pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut keduanya pidana mati. Majelis hakim menimbang tidak sependapat dengan tuntutan JPU karena para terdakwa bukan bandar narkoba, melainkan kurir yang dijanjikan uang pengiriman Rp150 juta.

"Majelis hakim tidak sependapat hukuman mati dari Jaksa Penuntut Umum," kata Ketua Majelis Hakim Khamozaro Waruwu di ruang Sidang Cakra PN Rantauprapat.

Hakim berasalan, peranan para terdakwa hanya sebatas kurir yang berprofesi sebagai nelayan berpenghasilan rendah dan mendapat tawaran dari DPO bernama Zulham membawa sabu sebanyak 50 kilogram, pil ekstasi 15 ribu butir dan sebanyak 900 butir pil happy five melalui kawasan hutan bakau di Kabupaten Labuhanbatu, di Tanjung Parapat, Kecamatan Panai Hilir, pada Selasa (29/1) lalu.

Sebelumnya terdakwa Ruslian Manurung dan Andi Manurung dituntut JPU hukuman pidana mati karena melawan hukum pasal 113 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, yakni memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan 1 (satu).

Kedua terdakwa yang merupakan kakak-adik ini diringkus tim gabungan Satuan tugas Narcotic Investigation Centre (NIC) Bareskrim Mabes Polri ditempat berbeda dan dengan barang bukti narkotika dan pil ekstasi dalam fiber berwarna biru dan di tanam di hutan bakau Desa Sei Kubung, Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu.[dod]

Komentar Pembaca