Pemasok Ekstasi ke Diskotek Olympic Dan Paragon

Peristiwa  JUM'AT, 06 SEPTEMBER 2019 , 17:32:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Pemasok Ekstasi ke Diskotek Olympic Dan Paragon

Ilustrasi/Net

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta mencokok tujuh orang pelaku yang diduga sebagai pemasok ekstasi untuk tempat hiburan malam Olympic dan Paragon. Dari tujuh orang yang ditangkap, empat di antaranya merupakan oknum anggota TNI dan tiga warga sipil.

Kalau yang TNI kami sudah serahkan ke Pomdam Jaya, dan penyelidikannya dikembangkan di sana,” ujar Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Tagam Sinaga, kepada wartawan, Kamis (5/9).

Adapun ketiga warga sipil yang sekarang ditahan adalah DRW (45), MSN (40), dan NDL (40). Ketiganya ditangkap di dalam kamar hotel di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Saat kita tangkap dia berada di kamar 301 dan sedang berkumpul,” ucapnya.

Dari dalam kamar hotel tersebut pihaknya berhasil menyita 3.000 butir ektasi jenis minion. Dari pemeriksaan, ketiga pelaku yang ditangkap adalah anggota satuan keamanan dari Olimpyc dimana mereka juga mengedarkan pil setan tersebut ditempat mereka bekerja. Jadi saat kita tangkap barang memang baru datang, saat itu datang sebanyak 6.000 dan yang 3.000 sudah keluar untuk diedarkan ke lokasi lain,” tuturnya.

Menurut Tagam, jaringan ini merupakan pemegang pasar untuk tempat hiburan Olympic. Dimana sebagai petugas keamanan mereka mengetahui seluk beluknya. Sedangkan barang lain yang keluar itu dibawa oleh dua orang pengedar yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Penangkapan pengedar khusus jaringan tempat hiburan malam ini bermula ketika pihaknya menangkap pengedar lain pada sebulan yang lalu. Ketika itu pihaknya menangkap pelaku dengan 10.000 butir ekstasi. Ketika itu pelaku ditangkap dengan ekstasi jenis lain yang berwarna pink. Saat itu pelaku itu mengaku ada jaringan lain dan memang akan ada barang yang masuk,” jelasnya.

Setelah itu, pihaknya langsung melakukan pendalaman hingga didapatkan informasi kalau pengedar utamanya adalah tiga petugas keamanan dari Olympic. Hingga akhirnya pada Senin (2/9) malam pihaknya mendapatkan informasi kalau ada ekstasi datang dengan jumlah enam ribu butir.

Namun, pihaknya secara teknis sengaja melepas barang lain untuk menangkap bandar utamanya yaitu tujuh pelaku tersebut. Ketika ditangkap, mereka memang akan mencoba apakah barang yang baru datang itu bagus atau tidak,” tegasnya.

Sedangkan pelaku lain yang sebelumnya membawa separuh barang tersebut sudah masuk dalam DPO, dan diduga sebagai pengedar ditempat hiburan lain. Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku sudah dua tahun mengedarkan pil setan tersebut di Olympic dan tempat hiburan malam lainnya. Sistemnya adalah dengan mengambil barang darinya setelah mendapat kiriman dari Malaysia. Ketiganya megaku kalau barang itu masuk ke Indonesia dengan cara diselundupkan ke Batam dan dikirim melalui jalur darat kepada ketiga pelaku.

Keterangan pelaku yang cukup mengagetkan, sebanyak 3.000 butir pil ekstasi ternyata hanya dijual selama satu pekan, setelah itu pesanan akan datang kembali. Jadi paling lama satu minggu habis 3.000 butir di tempat mereka bekerja. Tinggal hitung saja berapa kali barang itu datang setiap bulannya,” jelasnya.

Dari data yang dimiliki BNNP DKI, memang ada sebanyak 260.000 pemakai narkoba di Jakarta. Tetapi bila satu lokasi mampu mengedarkan sebanyak itu dalam satu pekan maka bisa dipastian peredaran narkoba di tempat hiburan tersebut cukup besar.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil dua pengelola tempat hiburan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba tersebut. Pihaknya juga telah membuat rekomendasi untuk memberikan sanksi berupa penutupan seperti lokasi sebelumnya yang terlibat peredaran nrakoba. Apalagi, dalam peredarannya sudah melibatkan karyawannya sendiri. Saat ini, lokasinya sudah kita tutup dengan garis BNN, sehingga kalau dibuka akan kena tindak pidana,” tegasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00