LVRI Tak Bisa Pecat Haji Lulung

Ragam  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 09:21:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

LVRI Tak Bisa Pecat Haji Lulung

Pengurus Pemuda Panca Marga hasil Munas X/RMOL

DPP Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dipastikan tak bisa memberhentikan dengan paksa alias memecat Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM). Pasalnya, berdasarkan hasil Munas PPM II pada 1987, PPM merupakan organisasi mandiri yang AD/ART-nya terpisah dari LVRI.

Demikian disampaikan Humas Munas PPM X Dony Kusuma melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Senin (9/9).

Menurut Dony, untuk posisi Ketua Dewan Pembina PPM adalah Panglima TNI dan Kapolri. Sementara LVRI hanya menjadi anggota pembina.

"Sejak Munas PPM II, LVRI juga bukan lagi organisasi Induk PPM. Jadi LVRI nggak memiliki kewenangan memecat Haji Lulung (Abaraham Lunggana)," kata Dony.

Sedangkan untuk validasi anggota periode kedua kepemimpinan Haji Lulung, kata Dony, sudah dilakukan dan diserahkan ke LVRI. Sehingga terjadi pelantikan Pengurus PPM 2016-2020.

Untuk masalah politik praktis, PPM membebaskan kadernya untuk berkiprah di dunia politik lewat partai manapun untuk mengawal politik kebangsaan PPM.

"Bagaimana bisa berjuang untuk bangsa jika kader PPM ada diluar politik praktis," ujar Dony.

Dony membenarkan bahwa sebelumnya Haji Lulung ingin mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PPM melalui forum Rapat Pimpinan (Rapim) yang berdasarkan AD/ART posisinya satu tingkat di bawah Munas.

Namun akhirnya Haji Lulung mengundurkan diri lewat forum Munas PPM X di Hotel Best Western Plus, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/9) malam.

Dony menegaskan, Munaslub PPM yang digelar LVRI di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat merupakan bentuk pelanggaran UU Ormas dan bisa kena pidana. Sebab LVRI hari ini dengan PPM adalah dua ormas yang berbeda. Begitupun AD/ART-nya.

"Punya hak apa LVRI menyelenggarakan Munaslub PPM," tegas Dony.

Dony kemudian memberi contoh ormas yang menjadi organisasi Induk ormas, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

"Dua ormas itu banyak melahirkan organisasi dan badan otonom dibawahnya, tapi apa mungkin mereka bikin Munaslub organisasi dan badan otonom di bawahnya," tutup Dony.

Diketahui, Samsudin Siregar secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum Pemuda Panca Marga dalam Munas Pemuda Panca Marga X di Hotel Best Western Plus, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/9) malam.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura tersebut menggantikan posisi Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang mendadak mengundurkan diri pada Kamis (5/9) malam.

Dalam Munas tersebut, Abdillah Karyadi ditunjuk sebagai sekjen dan Muhroy Siregar menjabat bendahara. Sementara Haji Lulung diangkat menjadi Dewan Paripurna Nasional PPM.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP LVRI, Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun mengatakan bahwa Haji Lulung bukanlah mengundurkan diri, melainkan dipecat.

Menurut Saiful, PPM di bawah kepemimpinan Haji Lulung tidak mampu melaksanakan instruksi DPP LVRI selaku induk organisasi.

"Satu kesalahan Lulung adalah tidak melaksanakan atau tidak berhasil melaksanakan instruksi-instruksi," kata Saiful kepada wartawan, Sabtu (7/9).

Maka dari itu, sikap mereka yang tidak mengakui kepengurusan Lulung tegas Saiful bukanlah bentuk dari kedzaliman. Lebih lanjut dijelaskannya, ada beberapa instruksi yang dinilainya tak mampu dijalankan Lulung. Diantaranya adalah tidak mampu mengembalikan PPM kepada naungan induknya, dalam hal ini LVRI sebagai pembina utama.

"Yang kedua memvalidasi anggota PPM yang disinyalir sekarang itu banyak sekali bukan anak-anak biologis veteran menjadi anggota PPM," ujar Saiful.

"Dan yang ketiga membawa PPM ke dalam politik praktis, tidak sesuai dengan marwah LVRI yang mengutamakan politik kebangsaan bukan politik praktis," lanjutnya.

Lebih lanjut Saiful pun menyatakan, belum lama ini, Lulung sebenarnya pernah berjanji untuk mengundurkan diri dari jabatan pimpinan PP-PPM. Namun janji itu tak kunjung dipenuhi.

"Tetapi janji itu selalu diingkari dengan berbagai macam manuver. Maka pimpinan LVRI menganggap lulung tidak pantas lagi menjadi ketua sebuah organisasi semacam PPM yang sangat kita cintai ini," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09