Usulan Wagub DKI Lebih Dari Satu, PKS: Ikut Aturan Yang Berlaku

Politik  KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 17:19:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Usulan Wagub DKI Lebih Dari Satu, PKS: Ikut Aturan Yang Berlaku

Abdurrahman Suhaimi/Net

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menanggapi usulan dalam rapat pembahasan tata tertib (Tatib) yang sempat mengusulkan Wagub DKI diisi lebih dari satu orang. Menurutnya, PkS ikut saja dengan aturan yang ada.

"Kalau aturannya membolehkan dua wagub, ya bisa saja dimasukkan tatib," kata Suhaimi kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Kamis (12/9).

"Tetapi kalau tidak ada aturannya atau aturannya membatasi hanya satu orang wagub, maka tatib harus menyesuaikan dengan aturan di atasnya," sambung Suhaimi.

Usulan DPRD tersebut berdasarkan pengalaman Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yaitu Sutiyoso yang menjabat pada 1997-2007.

Kala itu, kursi wagub memang diisi lebih dari dua orang karena dasar hukumnya adalah UU Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibu Kota Negara Republik Indonesia Jakarta, yang diteken oleh Presiden BJ Habibie.

Namun pada masa Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhono (SBY), aturan itu dicabut dan diganti dengan UU Nomor 29 Tahun 2007.

Suhaimi menambahkan, untuk pekerjaan DKI dengan segala kekhususnya memang besar skalanya dan membutuhkan pemimpin yang kuat.

Diketahui, jatah kursi Wagub DKI Jakarta memang milik PKS. Sejauh ini PKS sudah sepakat mengusung dua nama untuk menemani Anies Baswedan yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.[dod]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN