Cemari Udara, 25 Industri Rumahan Di Jakut Sepakat Tutup

Jakarta  JUM'AT, 13 SEPTEMBER 2019 , 19:34:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Cemari Udara,  25 Industri Rumahan Di Jakut Sepakat Tutup

Andono Warih/Net

Sebanyak 25 usaha industri rumahan di Jakarta Utara terbukti menyumbang polusi Udara untuk Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, 25 kegiatan industri rumahan terdiri dari 23 usaha pembakaran arang dan 2 peleburan aluminium.

Berdasarkan laporan yang masuk dari warga sekitar, aktivitas itu dilakukan selama 24 jam nonstop.

"Hasil analisa didapati parameter NO2 dan H2S melebihi baku mutu," ujar Andono melalui keterangan tertulisnya, Jumat (13/9).

"Paparan NO2 dengan kadar 5 ppm selama 10 menit pada manusia menyebabkan kesulitan dalam bernafas dan H2S menyebabkan bau yang mengganggu kenyamanan lingkungan," sambungnya.

Dari diskusi antara Pemprov DKI dengan seluruh pelaku usaha disana, akhirnya menyepakati akan menutup kegiatannya pada 21 September mendatang.

"Para pengusaha menyanggupi penghentian kegiatan pembakaran arang dan alumunium dan beralih profesi menjadi penyalur arang dari luar kota," kata Andono.

Para pengusaha disana juga berjanji akan mengurangi jam kerjanya, dari yang semula 24 jam menjadi hanya 12 jam.

"Bersedia melakukan pembakaran pukul 18.00 sampai dengan 06.00 WIB," tutup Andono.[dod]

Komentar Pembaca